Data Pertamina mencatat bahwa pada 2020, konsumsi BBM nasional turun lebih dari 15 persen akibat pembatasan mobilitas masyarakat.
Baca Juga: Pemerintah Fokus 5 Sektor Strategis Demi Target Investasi Rp 2.100 Triliun Nasional
Menjaga Ketahanan Energi di Tengah Mandat Transisi Nasional
Nicke menyatakan Pertamina harus tetap menjaga pasokan energi fosil sembari menjalankan agenda transisi menuju energi rendah karbon.
Pengembangan kilang melalui proyek Refinery Development Master Plan ditujukan menekan impor BBM yang pada 2019 mencapai 35 persen konsumsi nasional.
Selain itu, program biodiesel B35 diklaim mampu menghemat devisa hingga Rp122 triliun sepanjang 2023 menurut Kementerian ESDM.
Baca Juga: Dari Investasi ke Filantropi: Strategi Warren Buffett Salurkan Dana Amal Terbesar Dunia
Pengakuan Global Atas Kepemimpinan Di Lingkungan Kompleks
Atas keberhasilannya menavigasi mandat ganda tersebut, Nicke kembali masuk daftar Fortune’s Most Powerful Women 2024.
Forbes juga menempatkannya dalam World's 100 Most Powerful Women berkat pengaruhnya di sektor energi nasional dan regional.
Pertamina mencatat laba bersih sebesar 4,8 miliar Dolar AS pada 2023, meski tetap menjalankan penugasan subsidi energi.****
Artikel Terkait
Tambang Poboya Sulawesi Tengah dalam Angka: 3 Pernyataan Resmi yang Saling Bertolak Belakang
Kewajiban Plasma 20 Persen Sawit Dinilai Ruwet, GAPKI Soroti Tafsir HGU dan Lahan Nonproduktif
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Statistik: Membaca Data Badan Pusat Stastistik 2019–2024
Sidak Coretax di Danantara, Purbaya Klaim Sistem Pajak Nasional Tetap Stabil Dalam Transisi Digital
992 Hektar IPPKH Jadi Sorotan, BRMS Bantah Tegas Isu Dokumen Ganda Gorontalo Minerals
Pelanggaran Izin Korporasi Nikel Pulau Gebe Terungkap dalam Temuan BPK dan DPRD Maluku Utara
Koordinasi Fiskal Moneter Diperkuat, Kemenkeu dan BI Rencanakan Pertukaran Jabatan
Warren Buffett Siapkan Distribusi 150 Miliar Dolar AS, Dana Amal Wajib Habis Dalam 10 Tahun
Target Investasi Rp 2.100 Triliun 2026, Pemerintah Andalkan EBT dan Data Center Nasional
Ekonomi Tumbuh 5 Persen Tapi Pajak Minus 0,7 Persen: Ada Apa dengan Penerimaan Negara Saat Ini