Uchok Sky menegaskan bahwa reformasi BUMN harus menyentuh aspek manajemen dan budaya organisasi.
Ia menyatakan publik berharap BUMN dikelola secara profesional dan berorientasi pada kinerja.
Tanpa pembenahan menyeluruh, risiko kerugian dinilai akan terus berulang.****
Artikel Terkait
SPHP Beras Diperpanjang hingga 31 Januari 2026, Stok 3,25 Juta Ton Jadi Penyangga Harga Nasional
Presiden Gelar Ratas di Hambalang, 6 Proyek Hilirisasi Didorong Groundbreaking Februari 2026
SariWangi Kembali ke Korporasi Lokal, Grup Djarum Rampungkan Akuisisi dari Unilever Indonesia
Jutaan Hektare Ditertibkan, Presiden Prabowo Kirim Sinyal Keras: Untik Tegakan Hukum Tanpa Intervensi
Ekonomi Indonesia Tumbuh, Tapi Tak Inklusif: Sektor Padat Modal Dominasi, Tenaga Kerja Tersisih
Surplus Solar Nasional Sebesar 4 Juta Kiloliter, Kilang Balikpapan Persempit Ruang Importir BBM
Presiden Prabowo Bongkar Masalah BUMN: Kepemimpinan Lemah Picu Kerugian Korporasi Negara
Daftar Forbes Januari 2026: Haryanto Tjiptodiharjo Naik ke Posisi 6, Geser Otto Toto Sugiri
Rekayasa PBB 2023 Terkuak, KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara sebagai Tersangka
Obligasi Dolar AS Indonesia Raih BBB dari Fitch, Ini Faktor ESG dan Risiko Penurunan Peringkat