• Sabtu, 18 April 2026

Dugaan Korupsi EDC BRI Rp744 Miliar Menguat, KPK Didesak Ungkap Peran Direktur PT Finnet

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Rabu, 11 Februari 2026 | 21:15 WIB
Ilustrasi mesin mesin Electronic Data Capture (EDC).  KPK mendalami aliran dana dan proses pengadaan mesin EDC BRI periode 2020–2024 yang menyeret sejumlah saksi dari sektor korporasi. (Dok. Dola AI)
Ilustrasi mesin mesin Electronic Data Capture (EDC). KPK mendalami aliran dana dan proses pengadaan mesin EDC BRI periode 2020–2024 yang menyeret sejumlah saksi dari sektor korporasi. (Dok. Dola AI)

Dukungan Publik Terhadap Penuntasan Perkara Korupsi Perbankan Nasional

Muslim Arbi menyatakan KPK tidak perlu ragu membongkar perkara korupsi pengadaan sektor perbankan yang memiliki nilai proyek besar dan berdampak luas.

Baca Juga: Audiensi 4 Jam Prabowo dengan 5 Konglomerat Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Korporasi untuk Ekonomi

Ia menilai dukungan pemerintah terhadap agenda pemberantasan korupsi dapat menjadi penguat langkah KPK dalam menuntaskan kasus secara transparan.

Menurutnya, kepastian hukum bagi saksi dan tersangka penting untuk mencegah ketidakpastian yang dapat mengganggu kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Komitmen KPK Menjaga Kepercayaan Publik dan Transparansi Hukum

Kasus pengadaan EDC BRI menjadi sorotan karena melibatkan nilai proyek triliunan rupiah serta sejumlah pejabat dan pelaku usaha terkait.

Baca Juga: Peringatan Moody’s Dan MSCI 2026, Risiko Likuiditas dan Nilai Tukar Rupiah Bergantung Perbaikan Tata Kelola

Kejelasan status hukum saksi dinilai penting untuk memastikan proses hukum berjalan akuntabel dan tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Muslim Arbi menegaskan publik menunggu langkah tegas KPK dalam mengungkap aliran dana dan pihak yang bertanggung jawab.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X