• Sabtu, 18 April 2026

Target Investasi Rp 2.100 Triliun 2026, Pemerintah Andalkan EBT dan Data Center Nasional

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Selasa, 20 Januari 2026 | 17:20 WIB
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani memaparkan target investasi Rp 2.100 triliun pada 2026 sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.   (Facebook.com @Rosan Roeslani)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani memaparkan target investasi Rp 2.100 triliun pada 2026 sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional. (Facebook.com @Rosan Roeslani)

Kementerian Investasi mencatat realisasi investasi hilirisasi menyumbang lebih dari 30 persen total investasi nasional sepanjang 2025.

Pemerintah menilai tren ini krusial untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing industri.

Baca Juga: Kapuas Prima Coal Tbk Klaim Berhasil Temukan Indikasi Au, ESDM Sebut Bukan Kejutan Geologi

Ketahanan Pangan Dan Kesehatan Masuk Agenda Strategis Nasional

Selain sektor industri, pemerintah menempatkan ketahanan pangan dan kesehatan sebagai prioritas investasi jangka panjang.

Rosan menyatakan kedua sektor tersebut penting untuk menjaga stabilitas nasional dan kemandirian ekonomi.

Ia menekankan investasi di sektor pangan diarahkan pada modernisasi pertanian dan penguatan rantai pasok.

Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Proyek Strategis Sulit untuk Diminati oleh Swasta Menurut Agus Martowardojo

Sementara sektor kesehatan difokuskan pada produksi alat kesehatan dan farmasi dalam negeri.

Berdasarkan data BKPM, investasi sektor kesehatan tumbuh dua digit pascapandemi.

Pemerintah berharap dukungan Danantara mampu menarik modal besar untuk mempercepat realisasi proyek strategis nasional.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X