AGRO 24 JAM - Apakah rencana impor 150 ribu mobil niaga dari India benar-benar solusi cepat memperkuat logistik desa di Indonesia?
Ataukah langkah ini justru berpotensi memunculkan persoalan teknis dan pemborosan anggaran negara?
Bagaimana jika kendaraan yang diimpor tidak kompatibel dengan kebijakan bahan bakar nasional seperti Biodiesel B40 dan B50?
Mungkinkah program distribusi pangan desa yang ambisius malah terhambat oleh persoalan teknis kendaraan?
Ombudsman Ingatkan Risiko Teknis Impor Mobil Logistik untuk Desa
Rencana pemerintah mengimpor 150 ribu mobil niaga dari India untuk mendukung program logistik Koperasi Desa mendapat sorotan dari Ombudsman RI (ORI).
Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menyarankan pemerintah mengevaluasi kebijakan tersebut agar tidak menimbulkan masalah operasional di lapangan.
Baca Juga: Dua Kapal Tanker Pertamina Tunggu Situasi Aman di Teluk Arab Saat Ketegangan Timur Tengah Meningkat
Ia mengingatkan kendaraan impor berpotensi menghadapi kendala teknis apabila spesifikasinya tidak sesuai dengan regulasi energi nasional.
"Keselarasan kebijakan sangat diperlukan untuk menjaga efektivitas sistem logistik di pedesaan," ujar Yeka Hendra Fatika, Anggota Ombudsman RI, di Jakarta, Jumat (07/03/2026).
Potensi Ketidaksesuaian Mesin dengan Mandatori Biodiesel B40 Nasional
Yeka menilai penggunaan kendaraan impor dengan status Completely Built Up atau CBU perlu dikaji secara teknis sebelum diimplementasikan secara luas.
Menurutnya, mesin kendaraan yang tidak dirancang menggunakan bahan bakar biodiesel berisiko mengalami gangguan ketika digunakan dalam sistem energi Indonesia.
Indonesia saat ini menerapkan kebijakan mandatori Biodiesel B40 dan bahkan menuju B50 untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Artikel Terkait
Mirae Asset Klarifikasi Angka Rp14,5 Triliun Usai Penggeledahan OJK dan BareskrimTerkait Dugaan Manipulasi
Selat Hormuz Terancam Tertutup, Ekonom Peringatkan Dampak Lonjakan Harga Minyak Terhadap APBN
Instruksi Panglima TNI Tentang Siaga 1 Nasional, Patroli Objek Vital dan Evakuasi WNI Disiapkan
Warga Pesanggaran Soroti Dampak Tambang Emas Tumpang Pitu Terhadap Air Laut dan Kehidupan Nelayan
Keputusan Indonesia Soal Board Of Peace Gaza Jadi Sorotan Dunia Setelah Konflik Iran Israel Memanas
Artificial Intelligence di Ruang Redaksi: Jurnalis Masih Menjadi Penjaga Fakta di Tengah Ledakan Informasi
Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika dalam Kasus Korupsi Minyak Goreng
Fondasi Ekonomi Penting untuk Stabilitas Rupiah? Ini Penjelasan Purbaya Tentang Strategi Pemerintah
Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Konflik Global, Presiden Prabowo Pastikan Energi Indonesia Tetap Stabil
Bahlil Lahadalia Ungkap Negosiasi Pembebasan Dua Kargo Pertamina di Teluk Arab Segera Rampung