Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama menjadi contoh penerima akses pengelolaan tambang.
Baca Juga: 8 Negara Dominasi Tambang Dunia 2025, Siapa Paling Berpengaruh Secara Ekonomi
Bahlil menyebut kebijakan ini bertujuan mendorong pemerataan ekonomi daerah.
Koperasi lokal juga diberikan ruang dalam skema pengelolaan resmi.
Distribusi Subsidi Energi Lebih Tepat Sasaran
Pemerintah menyoroti praktik penyimpangan distribusi LPG 3 kilogram dan BBM subsidi.
Baca Juga: Serapan Beras Domestik Lampaui Target, Pemerintah Klaim Stok Pangan Sangat Aman
Bahlil menegaskan reformasi sistem distribusi berbasis data konsumen nasional.
Menurutnya, subsidi energi harus melindungi masyarakat rentan.
Penataan distribusi menjadi langkah penting mengurangi kebocoran anggaran.
Baca Juga: Kasus Dana Diduga Hilang, INDODAX Sebut Phishing Dan Malware Jadi Ancaman Utama Akun Kripto
Penertiban Tambang Ilegal dan Perlindungan Lingkungan
Kementerian ESDM mencatat ribuan tambang ilegal merusak lingkungan dan merugikan negara.
Penertiban dilakukan melalui verifikasi perizinan dan penegakan hukum terpadu.
Bahlil menegaskan denda administratif diterapkan bagi pelanggar kawasan hutan.
Baca Juga: 3 Fakta Tambang Emas Ilegal Sekotong: WNA Tiongkok Kabur, 1.000 Hektare Rusak, Interpol Dilibatkan
Kebijakan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Artikel Terkait
72 Ton Bawang Bombai Ilegal Terungkap, 4 Organisme Berbahaya Ancam Produksi Pertanian Nasional
1.000 Hektare Lahan Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal Sekotong, Polisi Bidik Pelaku Lintas Negara
Target Serap Beras 4 Juta Ton 2026, Stok Nasional Disebut yang Tertinggi Sejak Kemerdekaan
Sawit Dinilai Tak Cocok Di Jawa Barat, KDM Soroti 1.200 Kasus Banjir Dan Longsor Sepanjang 2024
Harga Minyak Goreng Tembus Rp18.000 Saat Nataru, Mentan Tegaskan Produksi Tinggi Tak Alasan Naik
127 Gunung Api Aktif Indonesia, Bahlil Lahadalia Soroti Peran Pengamat Saat Semeru Meningkat
Jejak Wirastuty Fangiono, Dari Korporasi Sawit Hingga Masuk Daftar Orang Terkaya Forbes
Media Digital Bukan Sekadar Penyalur Berita: AMDI Dorong Orkestrasi Komunikasi Kebijakan Berbasis Data
Produksi Beras 34,77 Juta Ton, Data 2025 Ungkap Kekuatan Baru Swasembada Pangan Indonesia