Menurut laman resmi Kemenkop, penguatan koperasi ekspor diarahkan pada peningkatan akses pembiayaan, digitalisasi manajemen, dan konektivitas pasar global.
Laporan Kementan menyebut permintaan manggis Indonesia di pasar Tiongkok meningkat stabil dalam lima tahun terakhir karena kualitas buah tropis premium.
Baca Juga: Pajak Melonjak 30 Persen Awal 2026, Optimistis APBN Jadi Motor Penggerak Ekonomi Tahun Ini
Media nasional dan internasional juga mencatat tren peningkatan ekspor hortikultura Indonesia
Ferry Juliantono menegaskan koperasi harus mampu membeli hasil panen petani dengan harga lebih baik sehingga distribusi manfaat ekonomi menjadi lebih adil dan merata.
Ia menutup pernyataan dengan optimisme bahwa ekspor manggis Subang dapat menjadi model nasional penguatan koperasi berbasis produksi dan ekspor berkelanjutan.****
Artikel Terkait
Masuknya ANTAM ke Tambang Rakyat Dinilai Strategis, KPK Tekankan Mitigasi Risiko Hukum dan Akuntabilitas
Pajak Melonjak 30 Persen Awal 2026, Optimistis APBN Jadi Motor Penggerak Ekonomi Tahun Ini
Bukan Pelit, Ini Alasan Ekonomi Mengapa Para Miliarder Dunia Memilih Hidup Minimalis dan Fokus Investasi
Terungkap Modus Ship To Ship dalam Kasus Penyelundupan Timah Ilegal dari Bangka Selatan ke Malaysia
Impor 105 Ribu Pick Up India, Akademisi Ingatkan Ancaman Deindustrialisasi Industri Otomotif Nasional
Keputusan Pemerintah Perpanjang Dana Likuiditas Bank BUMN Dinilai Penting untuk Stabilkan Ekonomi
Agrinas Taat Arahan Negara Terkait Impor Pikap Kopdes, Keputusan Final Menunggu Evaluasi Pemerintah
Pengawalan Jet Tempur F16 Tandai Kehormatan Tinggi Bagi Presiden Prabowo dalam Lawatan Resmi Ke Yordania
Perdagangan Indonesia - AS2026 Dinilai Strategis di Tengah Kompetisi Ekonomi Global Kawasan Indo Pasifik
Jelang Ramadan, Pertamina Siapkan Satgas dan Fasilitas Pemudik Demi Perjalanan Lebaran Aman