AGRO 24 JAM - Bisakah diplomasi pangan Indonesia menembus kebutuhan logistik haji yang setiap tahun melibatkan jutaan jemaah dunia?
Apakah beras premium nasional siap bersaing dalam rantai pasok pangan haji dan umrah di Timur Tengah?
Diplomasi Pangan Indonesia Menyasar Kebutuhan Jemaah Haji Dunia
Upaya diplomasi pangan dilakukan Perum BULOG dengan menawarkan beras premium kepada importir di Arab Saudi untuk kebutuhan jemaah haji dan umrah.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Lebih Baik, Pemerintah Fokus Konsumsi, Desa Nelayan, dan Koperasi
Penawaran dilakukan dalam kegiatan business matching yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah guna mempertemukan distributor pangan dan penyedia katering haji.
Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menyebut kegiatan tersebut membuka peluang kerja sama pengadaan beras Indonesia untuk pasar Timur Tengah.
Respons Positif Importir Terhadap Kualitas Beras Premium Indonesia
Para importir diberikan kesempatan mencicipi nasi dari Beras Haji Nusantara dan membandingkannya dengan produk dari berbagai negara.
Mereka menilai beras Indonesia memiliki tekstur pulen, aroma baik, dan rasa yang sesuai preferensi konsumen Arab Saudi.
Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan minat importir cukup tinggi setelah pemaparan produk dan uji cita rasa bersama dalam forum tersebut.
Target Pengiriman Awal Beras Premium Februari Tahun Ini
Pemerintah menetapkan rencana pengiriman awal 2.280 ton beras premium pada minggu ketiga Februari 2026 untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji.
Langkah ini menjadi tahap awal memasuki rantai pasok pangan sektor haji dan umrah yang terus meningkat setiap tahun.
Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, importir di Makkah, Madinah, dan Jeddah berpotensi menyerap beras Indonesia dalam jumlah besar.
Artikel Terkait
Status Izin Martabe Belum Final, 4 Penjelasan Resmi Menteri Investasi Soal Kajian dan Sanksi Pemerintah
Mengurai Sikap Indonesia di World Of Peace dan Komitmen Kemerdekaan Palestina Tetap Prioritas
VISI Masuk Papan Pemantauan Khusus, Rencana Akuisisi Nagita Slavina dan Penurunan Pendapatan 22%
Pesan Prabowo Kepada Pengusaha Tentang Integritas Bisnis Dan Penutupan Kebocoran Anggaran
Pemerintah Dorong Kenaikan Bobot MSCI Saham, Target Capital Inflow Asing dan Likuiditas IHSG Makin Kuat
Strategi Swasembada Pangan 2026: 13 Perpres Baru Dorong Produksi Beras Nasional Naik 13% dan Stok Tertinggi
Pemerintah Tetapkan Target ROA 7% untuk Optimalkan Aset Negara dan Kinerja Danantara Tahun 2026
Audit BPK 2025 Ungkap 21 Temuan di Korporasi Pupuk, Kerugian Negara Berpotensi Rp12,59 Triliun
Sebanyak 38 Saham Disuspensi Picu IHSG Turun dan Kekhawatiran Investor Asing Terkait Transparansi
IPB Ungkap Dampak Deforestasi Terhadap Ledakan Nyamuk dan Ancaman Penyakit Demam Berdarah