• Sabtu, 18 April 2026

Ekspor Manggis Subang Tembus Pasar Tiongkok, Pemerintah Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Jumat, 27 Februari 2026 | 10:52 WIB
Menteri Koperasi Ferry Juliantono meninjau langsung produk manggis ekspor sebagai bagian strategi pemerintah mempercepat ekonomi desa berbasis koperasi produktif. (Instagram @ferry.juliantono)
Menteri Koperasi Ferry Juliantono meninjau langsung produk manggis ekspor sebagai bagian strategi pemerintah mempercepat ekonomi desa berbasis koperasi produktif. (Instagram @ferry.juliantono)

AGRO 24 JAM - Apakah koperasi desa benar-benar mampu menembus pasar ekspor global yang selama ini didominasi korporasi besar?

Mungkinkah ekspor manggis dari Subang menjadi model baru kebangkitan ekonomi rakyat berbasis koperasi di Indonesia?

Ekspor Manggis Subang Menjadi Simbol Kebangkitan Koperasi Nasional Modern

Koperasi Produsen Upland Subang Farm kembali mengekspor tiga ton manggis segar ke Tiongkok sebagai pengiriman tahap kedelapan yang dilepas Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono di Subang, Kamis (26/02/2026).

Baca Juga: Jelang Ramadan, Pertamina Siapkan Satgas dan Fasilitas Pemudik Demi Perjalanan Lebaran Aman

Pelepasan ekspor ini menambah total nilai transaksi ekspor manggis koperasi tersebut hingga mencapai Rp6,6 miliar sejak pengiriman perdana dilakukan beberapa waktu sebelumnya.

Menkop.Ferry Juliantono menegaskan keberhasilan tersebut menunjukkan koperasi Indonesia mampu bersaing di pasar global sekaligus memperkuat posisi petani sebagai pelaku ekonomi utama.

Ia menyatakan ekspor manggis menjadi bukti konkret transformasi koperasi dari lembaga tradisional menuju entitas bisnis modern berbasis manajemen profesional.

Baca Juga: Pengawalan Jet Tempur F16 Tandai Kehormatan Tinggi Bagi Presiden Prabowo dalam Lawatan Resmi Ke Yordania

Menurut Ferry Juliantono, keberhasilan koperasi Subang juga mencerminkan potensi daerah sebagai pusat ekspor hortikultura nasional dengan daya saing internasional

Dukungan Pembiayaan Pemerintah Perkuat Ekosistem Ekspor Produk Pertanian Koperasi

Kemenkop tak hanya memberikan dukungan kebijakan, tetapi juga mendorong pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir bagi koperasi penggerak ekspor.

Berdasarkan kajian proposal bisnis koperasi, suntikan pembiayaan tahap awal diperkirakan mencapai Rp4 miliar dengan potensi peningkatan hingga Rp20 miliar setelah proses inkubasi.

Baca Juga: Perdagangan Indonesia - AS2026 Dinilai Strategis di Tengah Kompetisi Ekonomi Global Kawasan Indo Pasifik

Ferry Juliantono menilai akses modal menjadi faktor utama peningkatan kualitas produksi, penguatan manajemen, serta diversifikasi usaha koperasi ke sektor pengolahan nanas kaleng.

Ia menyebut pembiayaan tersebut diharapkan memperbesar daya serap produk petani sehingga harga komoditas menjadi lebih stabil dan kesejahteraan petani meningkat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X