ekonomi

Obligasi Dolar AS Indonesia Raih BBB dari Fitch, Ini Faktor ESG dan Risiko Penurunan Peringkat

Selasa, 13 Januari 2026 | 23:00 WIB
Peringkat BBB Fitch mencerminkan konsistensi makroekonomi Indonesia di tengah risiko global. (www.fitchratings.com)

Risiko Penurunan Peringkat Masih Membayangi Obligasi Dolar As

Fitch mengingatkan bahwa peringkat BBB tetap sensitif terhadap peningkatan signifikan beban utang publik.

Baca Juga: SariWangi Kembali ke Korporasi Lokal, Grup Djarum Rampungkan Akuisisi dari Unilever Indonesia

Risiko juga dapat muncul apabila defisit fiskal melebar akibat tekanan belanja atau terealisasinya kewajiban kontinjensi pemerintah.

Selain itu, koreksi berkelanjutan pada cadangan devisa akibat arus keluar modal berpotensi memicu aksi negatif peringkat.

Cadangan Devisa dan Arus Modal Jadi Sorotan Investor Global

Fitch menilai posisi cadangan devisa Indonesia masih memadai untuk menopang stabilitas eksternal jangka menengah.

Baca Juga: Presiden Gelar Ratas di Hambalang, 6 Proyek Hilirisasi Didorong Groundbreaking Februari 2026

Namun, tekanan arus modal keluar yang dipicu pelemahan kepercayaan investor dapat meningkatkan risiko volatilitas nilai tukar.

Intervensi valuta asing dalam skala besar juga dinilai dapat menggerus cadangan devisa secara signifikan.

Dalam pernyataan resminya, Fitch Ratings menyebut Indonesia masih memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat untuk memenuhi kewajiban keuangannya secara tepat waktu.

Baca Juga: SPHP Beras Diperpanjang hingga 31 Januari 2026, Stok 3,25 Juta Ton Jadi Penyangga Harga Nasional

Data Bank Indonesia menunjukkan cadangan devisa Indonesia per akhir 2025 tetap berada di atas ambang kecukupan internasional.****

Halaman:

Tags

Terkini