Risiko Penurunan Peringkat Masih Membayangi Obligasi Dolar As
Fitch mengingatkan bahwa peringkat BBB tetap sensitif terhadap peningkatan signifikan beban utang publik.
Baca Juga: SariWangi Kembali ke Korporasi Lokal, Grup Djarum Rampungkan Akuisisi dari Unilever Indonesia
Risiko juga dapat muncul apabila defisit fiskal melebar akibat tekanan belanja atau terealisasinya kewajiban kontinjensi pemerintah.
Selain itu, koreksi berkelanjutan pada cadangan devisa akibat arus keluar modal berpotensi memicu aksi negatif peringkat.
Cadangan Devisa dan Arus Modal Jadi Sorotan Investor Global
Fitch menilai posisi cadangan devisa Indonesia masih memadai untuk menopang stabilitas eksternal jangka menengah.
Baca Juga: Presiden Gelar Ratas di Hambalang, 6 Proyek Hilirisasi Didorong Groundbreaking Februari 2026
Namun, tekanan arus modal keluar yang dipicu pelemahan kepercayaan investor dapat meningkatkan risiko volatilitas nilai tukar.
Intervensi valuta asing dalam skala besar juga dinilai dapat menggerus cadangan devisa secara signifikan.
Dalam pernyataan resminya, Fitch Ratings menyebut Indonesia masih memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat untuk memenuhi kewajiban keuangannya secara tepat waktu.
Baca Juga: SPHP Beras Diperpanjang hingga 31 Januari 2026, Stok 3,25 Juta Ton Jadi Penyangga Harga Nasional
Data Bank Indonesia menunjukkan cadangan devisa Indonesia per akhir 2025 tetap berada di atas ambang kecukupan internasional.****
Artikel Terkait
Greenland Tidak Dijual: 3 Sikap Tegas Pemerintah Otonom Hadapi Ambisi Besar merika Serikat
Purbaya Yudhi Sadewa soal OTT Pajak Jakut: Ada Pendampingan, Tidak Ada Intervensi KPK
Puluhan Miliar Dolar AS Ekspor Crude Palm Oil, Laba Dinilai Tidak Sepenuhnya Masuk ke Indonesia
Telepon Subuh Mentan Amran Gagalkan Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang
SPHP Beras Diperpanjang hingga 31 Januari 2026, Stok 3,25 Juta Ton Jadi Penyangga Harga Nasional
Presiden Gelar Ratas di Hambalang, 6 Proyek Hilirisasi Didorong Groundbreaking Februari 2026
SariWangi Kembali ke Korporasi Lokal, Grup Djarum Rampungkan Akuisisi dari Unilever Indonesia
Jutaan Hektare Ditertibkan, Presiden Prabowo Kirim Sinyal Keras: Untik Tegakan Hukum Tanpa Intervensi
Ekonomi Indonesia Tumbuh, Tapi Tak Inklusif: Sektor Padat Modal Dominasi, Tenaga Kerja Tersisih
Surplus Solar Nasional Sebesar 4 Juta Kiloliter, Kilang Balikpapan Persempit Ruang Importir BBM