ARGO 24 JAM - Apakah tarif listrik di awal 2026 akan tetap stabil meskipun kondisi ekonomi global bergejolak dan harga energi naik tajam?
Bagaimana keputusan pemerintah ini berdampak pada daya beli masyarakat dan rencana operasional korporasi listrik nasional?
Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik Hingga Maret 2026, Jaga Daya Beli Publik
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi memutuskan tidak menaikkan tarif tenaga listrik.
Baca Juga: Macan Tutul Jawa, Predator Puncak Terakhir: Habitat Terfragmentasi dan Ancaman Kepunahan Nyata
Untuk Triwulan I 2026 yang berlaku dari Januari hingga Maret bagi pelanggan non-subsidi dan bersubsidi.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional di awal tahun.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyatakan hal terseɓut.
Baca Juga: Indonesia Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,2–5,8 Persen di 2026, APBN Rp2.567,9 T Jadi Penopang Utama
Meskipun dari sisi formula tarif secara teori berpotensi mengalami penyesuaian berdasarkan parameter ekonomi makro, pemerintah memilih untuk mempertahankan tarif tetap.
Parameter tersebut mencakup nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).
Menurut Tri Winarno, tarif yang tidak berubah ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang pengaturan tarif listrik yang disediakan oleh korporasi PT PLN (Persero).
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Tegaskan Perang Terbuka Lawan Mafia Tambang dan Migas, Negara Tak Boleh Kalah
Ia menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk kebijakan strategis pemerintah guna menjaga konsumsi energi.
Juga daya beli rumah tangga, dan kepastian biaya operasional bagi pelaku usaha di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Artikel Terkait
Ekonomi Indonesia 2026 Didorong Investasi dan Konsumsi, Target Pertumbuhan Hingga 5,8 Persen
Risiko Punah 53%: Alarm Keras bagi Masa Depan Macan Tutul Jawa
Prabowo Fokus Pascabencana, Pemerintah Optimistis Pasar Modal Indonesia Makin Melaju di 2026
RKAB Jadi Penentu, PT Vale Indonesia Tbk Hentikan Aktivitas Tambang di Kuartal I-2026
5 Titik Hilirisasi Nasional Siap Groundbreaking, Prabowo Subianto Tekankan Soal Dampak Ekonomi
Dari Final ke Dibatalkan: Akuisisi Chip Emcore Terganjal Kebijakan Baru Presiden AS Donald Trump
Belanja Naik, Pajak Turun: Defisit APBN 2025 Sentuh Rp560 Triliun per November
Nikel RI Tembus Industri SpaceX Elon Musk, Sphere Masuk Smelter IMIP dengan Porsi 10 Persen
BPS Ungkap Produksi Jagung 2025 Meningkat Hampir Satu Juta Ton, Tren Dinilai Makin Stabil
Intervensi Beras Berlanjut 2026: SPHP 1,5 Juta Ton, Bantuan Pangan 4 Bulan untuk 18 Juta Keluarga