Ia menegaskan kepentingan bisnis tidak boleh mengorbankan keselamatan warga dan lingkungan.
Pemerintah berkomitmen melanjutkan pengawasan hingga pemulihan berjalan optimal.
Data kementerian menunjukkan tekanan ekologis pascabencana meningkat signifikan akibat perubahan tutupan lahan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Bongkar Masalah BUMN: Kepemimpinan Lemah Picu Kerugian Korporasi Negara
Oleh karena itu, kebijakan kehutanan pascabencana diarahkan pada pencegahan risiko bencana lanjutan, la ngkah ini sejalan dengan praktik tata kelola hutan berkelanjutan global.****
Artikel Terkait
Tarif Listrik Awal 2026 Stabil, ESDM Prioritaskan Daya Beli dan Kepastian Usaha
Miliarder Teknologi Elon Musk di Puncak Dunia: Hartanya Setara dengan PDB Negara Maju
Telepon Subuh Mentan Amran Gagalkan Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang
Daftar Forbes Januari 2026: Haryanto Tjiptodiharjo Naik ke Posisi 6, Geser Otto Toto Sugiri
Obligasi Dolar AS Indonesia Raih BBB dari Fitch, Ini Faktor ESG dan Risiko Penurunan Peringkat
Pelita Air Service Rugi Puluhan Juta Dolar AS, CBA Mendorong Perombakan Manajemen
Krisis Lingkungan Kalimantan Selatan: Mahasiswa Nilai Banjir Akibat Tata Kelola SDA Bermasalah
Daya Beli Melemah, Apindo Soroti Tantangan Kejar Target Pajak Tahuj 2026 Rp 2.357,7 Triliun
Dugaan Kasus Kripto Timothy Ronald: Dari Influencer Finansial ke Laporan Kerugian Miliaran
Wirastuty Fangiono Masuk Forbes 2025, Konglomerat Perempuan Termuda Berharta 1,4 Miliar Dolar AS