Fokus Pada Produktivitas Operasional untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Danantara menilai pertumbuhan perusahaan negara harus didorong oleh produktivitas operasional yang kuat.
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Stabil Hingga Lebaran Tahun Ini
Dengan manajemen yang disiplin, perusahaan BUMN diharapkan mampu memperbaiki efisiensi dan meningkatkan margin operasional.
Rohan menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis tidak boleh hanya bertumpu pada ekspansi, tetapi harus didukung oleh kinerja operasional yang solid.
“Pertumbuhan yang sehat harus berbasis pada produktivitas dan kinerja operasional sehingga kontribusinya terhadap penerimaan negara terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca Juga: Indonesia Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke 3 Negara, Bukti Surplus Produksi Ayam dan Telur Nasional
Pendekatan ini juga diharapkan memperkuat kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional.
Target Dividen Negara Berkelanjutan Dari Kinerja Korporasi Lebih Sehat
Selain meningkatkan efisiensi, evaluasi tersebut bertujuan mendorong terciptanya kinerja finansial yang lebih berkualitas.
Indikator utama yang menjadi fokus meliputi laba sehat, arus kas kuat, serta kemampuan perusahaan membayar dividen secara berkelanjutan kepada negara.
Baca Juga: Konflik Israel - Iran Meluas ke Lebanon dan Teluk Persia, Perang Regional Bisa Makin Tak Terkendali
Model pengelolaan tersebut sejalan dengan praktik tata kelola korporasi global yang menekankan transparansi dan akuntabilitas.
Danantara menegaskan proses penguatan fundamental perusahaan akan dilakukan bertahap agar kesinambungan bisnis BUMN tetap terjaga.
Sebagai informasi, pembentukan Danantara Indonesia sebelumnya diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aset negara sekaligus memperkuat peran BUMN dalam pembangunan ekonomi nasional.****
Artikel Terkait
Modernisasi Rudal ASMPA R dan M51 Perkuat Posisi Prancis Sebagai Kekuatan Militer Utama Kawasan Eropa
Blok Cepu Sumbang Sepertiga Produksi, Negosiasi Kontrak Baru Fokus Tingkatkan Penerimaan Negara
Indonesia Perkuat Persatuan Politik Saat Geopolitik Global Memanas Melalui Pertemuan Strategis Prabowo
Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Nasional 3 Bulan, Pemerintah Siapkan Storage Energi di Sumatera
Kesepakatan ART Indonesia - AS Picu Perdebatan Soal Dampak Industri dan Kedaulatan Ekonomi
Penutupan Selat Hormuz Picu Krisis Energi Global, Indonesia Siapkan Strategi Impor Minyak Alternatif
Prabowo Percepat Energi Terbarukan: Target PLTS 100 Gigawatt, Kendaraan Listrik, dan Kompor Listrik
Manipulasi IPO Jadi Alarm Investor, OJK Bekukan Miliaran Saham dan Lanjutkan Penyidikan Bersama Bareskrim
Menjelang Mudik Lebaran Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Stabil dan Stok Energi Aman
Ketegangan Timur Tengah dan Penutupan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Lonjakan Harga Minyak Dunia