AGRO 24 JAM - Mengapa pasukan yang membawa mandat perdamaian justru menjadi korban serangan di wilayah konflik?
Seberapa besar risiko yang dihadapi prajurit Indonesia dalam menjalankan misi kemanusiaan global?
Tragedi UNIFIL: Indonesia Dorong Evaluasi Sistem Keamanan Pasukan Perdamaian PBB
Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa melakukan investigasi dan evaluasi sistem keamanan setelah tiga prajurit TNI gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon.
Ketiga prajurit tersebut gugur saat menjalankan mandat penjagaan perdamaian dalam operasi yang berada di bawah komando misi internasional PBB.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan pentingnya jaminan keamanan karena pasukan perdamaian tidak dirancang untuk operasi tempur ofensif.
“Kita menuntut supaya dilakukan investigasi menyeluruh karena ini adalah misi penjaga perdamaian,” kata Sugiono dalam pernyataannya, Sabtu (05/04/2026).
Baca Juga: Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Harga Pangan Indonesia dan Dunia Tahun 2026, Ini Penjelasannya
Desakan Evaluasi Sistem Pengamanan Personel UNIFIL Pasca Insiden Serangan Mematikan
Sugiono menilai sistem keamanan misi internasional perlu ditinjau kembali untuk memastikan keselamatan seluruh personel penjaga perdamaian.
Ia menegaskan pasukan penjaga perdamaian memiliki mandat defensif sehingga memerlukan perlindungan operasional yang lebih kuat.
“They are peace keeping, not peace making,” ujar Sugiono menegaskan perbedaan mandat pasukan penjaga perdamaian.
Indonesia juga meminta PBB meningkatkan mitigasi risiko dalam wilayah yang memiliki potensi eskalasi konflik bersenjata.
Penghormatan Negara Kepada Prajurit TNI Gugur Dalam Tugas Perdamaian
Upacara pelepasan jenazah dilaksanakan secara militer sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi prajurit yang gugur dalam tugas negara.
Artikel Terkait
Jepang Intervensi Pasar Energi Global dengan Pelepasan Cadangan Minyak Terbesar dalam Sejarah
Seberapa Aman Dana Nasabah BPR Daerah Saat OJK Perketat Pengawasan dan Penegakan Hukum
Konflik Asia Barat Jadi Sorotan, Prabowo dan Anwar Perkuat Diplomasi Demi Stabilitas Ekonomi Regional
Langkah Prabowo Percepat Reformasi Ekonomi Jadi Sinyal Positif Bagi Kepercayaan Investor Jepang Global
Investasi 33,89 Miliar Dolar AS Hasil Lawatan Prabowo Jadi Sinyal Kepercayaan Investor Global Kepada Indonesia
Kebijakan Harga BBM Tetap Berlaku Saat Harga Minyak Global Naik, Pertamina Jadi Penyangga Utama Sementara
Harga Minyak Global Bergejolak, Indonesia Pertimbangkan Minyak Rusia untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
Adchit Al Qusayr, Desa di Nabatieh yang Menjadi Saksi Sejarah Konflik Lebanon Selatan Selama Beberapa Dekade
Temuan Uang Miliaran dalam Kasus Cukai Rokok, KPK Dalami Keterkaitan Pengusaha dan Oknum Bea Cukai
Pulau Kharg, Titik Kritis Ekspor Minyak Iran yang Berpengaruh Pada Harga Energi Internasional