• Sabtu, 18 April 2026

Board of Peace Tunjuk Indonesia Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza, Ini Rincian Misi 8.000 TNI

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Jumat, 20 Februari 2026 | 19:40 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Board of Peace di Washington DC saat Indonesia diumumkan sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force untuk misi stabilisasi Gaza. (Dok. Tim Media Presiden)
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Board of Peace di Washington DC saat Indonesia diumumkan sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force untuk misi stabilisasi Gaza. (Dok. Tim Media Presiden)

ARGO 24 JAM - Apakah Indonesia sedang mengambil peran strategis baru dalam peta perdamaian global lewat penugasan militer di Gaza?

Mampukah pengiriman 8.000 personel TNI sebagai bagian International Stabilization Force menghadirkan stabilitas nyata bagi Gaza pascagencatan senjata?

Indonesia Resmi Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza

Indonesia resmi ditunjuk sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force atau ISF dalam pertemuan perdana Board of Peace di Washington DC, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga: Donald Trump Apresiasi Kepemimpinan Prabowo, Indonesia Disebut Negara Besar Berpengaruh Dunia

Penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, dalam forum resmi yang dihadiri sejumlah negara anggota.

“Saya ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan untuk ISF,” kata Mayor Jenderal Jasper Jeffers.

ISF dibentuk untuk mendukung stabilisasi keamanan di Gaza, Palestina, pascagencatan senjata yang sebelumnya diumumkan para pihak terkait.

Baca Juga: Era Multipolar Dimulai, BRICS Siapkan Platform Pembayaran Digital Lintas Negara Tantang Dominasi Dolar AS

Mandat 4 Gencatan Senjata dan Stabilitas Keamanan

Mayor Jenderal Jasper Jeffers menegaskan bahwa ISF memiliki mandat pengawasan gencatan senjata serta menjaga stabilitas keamanan, bukan menjalankan operasi konfrontatif.

Ia menyatakan langkah awal ini bertujuan menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza demi kemakmuran masa depan dan perdamaian yang langgeng.

“Dengan langkah-langkah awal ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza,” ujar Jasper dalam forum tersebut.

Baca Juga: Ketegangan Iran Amerika Memuncak Setelah Peringatan Militer dan Kritik Negosiasi Dari Pemimpin Iran

Fokus utama ISF adalah memastikan situasi kondusif sehingga pemerintahan sipil di Gaza dapat berjalan kembali secara efektif.

Indonesia Kirim Delapan Ribu Personel TNI Non Tempur

Indonesia berkomitmen mengirimkan 8.000 personel TNI untuk mendukung misi ISF di Gaza dalam kapasitas non-tempur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X