ekonomi

Gen Z Dominasi Investor Saham, Pemerintah Dorong Reformasi BEI Agar Pasar Lebih Transparan dan Kredibel

Senin, 23 Februari 2026 | 11:30 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya membersihkan saham gorengan di Bursa Efek Indonesia untuk menjaga stabilitas pasar dan melindungi investor ritel muda. (Instagram.com @Menkeuri)

Pemerintah menilai pengalaman global tersebut relevan sebagai peringatan dini bagi pasar domestik.

Baca Juga: Putusan MA AS Picu Kebijakan Tarif Baru Trump, Bagaimana Strategi Indonesia Jaga Stabilitas Ekspor Nasional

Pengalaman Kasus Jiwasraya Dan Asabri Jadi Alarm Regulator Nasional

Purbaya menyinggung kasus investasi bermasalah pada korporasi asuransi negara seperti Jiwasraya dan Asabri sebagai pelajaran mahal bagi sistem keuangan.

Kedua kasus tersebut melibatkan penempatan dana pada saham berisiko tinggi yang akhirnya menimbulkan kerugian puluhan triliun rupiah.

Ia juga menceritakan pengalaman masa lalu di Danareksa yang hampir terdampak praktik manipulatif serupa beberapa dekade lalu.

Baca Juga: Mendes Yandri Susanto Sebut Kekayaan Korporasi Ritel Terlalu Besar, Perlu Penguatan Ekonomi Kopdes

Pengalaman historis tersebut memperkuat keyakinannya bahwa reformasi pengawasan bursa tidak bisa ditunda lagi.

OJK dan Bursa Efek Indonesia diminta melakukan penindakan cepat terhadap pola perdagangan tidak wajar.

Reformasi Pasar Modal Jadi Syarat Insentif Fiskal Pemerintah

Pemerintah menegaskan kebijakan insentif pajak transaksi saham hanya akan diberikan jika pasar terbukti bersih dari manipulasi.

Baca Juga: Mendes Yandri Susanto Sebut Kekayaan Korporasi Ritel Terlalu Besar, Perlu Penguatan Ekonomi Kopdes

Purbaya menilai stimulus fiskal tidak boleh memperkuat ekosistem investasi yang berisiko tinggi bagi masyarakat luas.

Ia menekankan kepercayaan investor menjadi faktor utama pertumbuhan pasar modal jangka panjang Indonesia.

Jika investor muda kehilangan kepercayaan, pendalaman pasar keuangan domestik dapat terhambat dalam satu dekade mendatang.

Baca Juga: Indonesia Buka Ekspor ke Pasar Amerika Serikat dengan Tarif Nol Persen untuk 1.819 Pos Produk

Langkah reformasi ini juga disebut selaras dengan agenda peningkatan transparansi sektor keuangan nasional.

Halaman:

Tags

Terkini