Evaluasi jabatan pejabat terkait juga menjadi bagian dari penguatan pengawasan.
BEI menyiapkan reformasi dengan menaikkan free float minimal menjadi 15 persen.
Baca Juga: Gejolak IHSG: Presiden Prabowo Marah, Evaluasi Bursa, dan Sorotan Anomali Saham di Pasar Modal
Data kepemilikan saham di atas satu persen akan dibuka untuk publik mulai 2026.
Langkah ini diharapkan meningkatkan kepercayaan investor dan transparansi pasar.
Dalam situs resmi OJK, regulator menegaskan komitmen menjaga stabilitas sistem keuangan.
Baca Juga: Aksi Protes Palestina di Australia Meluas ke Puluhan Kota Saat Presiden Israel Isaac Herzog Knjungan
OJK menyatakan koordinasi dengan lembaga global seperti MSCI terus diperkuat.
Upaya reformasi diarahkan untuk mempertahankan kepercayaan investor domestik dan asing.
Sejumlah laporan media nasional dan internasional menyoroti pentingnya transparansi pasar Indonesia.
Baca Juga: KPK Soroti Risiko Korupsi Industri Nikel dari Perizinan Tambang Hingga Ekspor Berdasarkan Kajian
Analis menilai perbaikan tata kelola akan menentukan arus investasi ke depan.
Pemerintah diharapkan menjaga komunikasi terbuka demi stabilitas pasar dan reputasi ekonomi nasional.****