• Sabtu, 18 April 2026

Target Dua Juta Nasabah Baru, Bank Syariah Indonesia Perkuat Fondasi Risiko, Agar Margin Tetap Sehat

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:50 WIB
Aktivitas BSI. Ilustrasi nasabah generasi produktif memanfaatkan layanan digital Bank Syariah Indonesia. (Dok. bankbsi.co.id)
Aktivitas BSI. Ilustrasi nasabah generasi produktif memanfaatkan layanan digital Bank Syariah Indonesia. (Dok. bankbsi.co.id)

“Momentum pertumbuhan harus diimbangi disiplin biaya dan manajemen risiko agar margin tetap terjaga,” ujarnya.

Baca Juga: Langkah Strategis Prabowo Subianto: Indonesia Ambil Peran Kunci dalam Pasukan Stabilisasi Gaza

Ia menilai uji pasar dan kolaborasi komunitas penting sebelum memperbesar skala internasional.

Strategi tersebut sejalan dengan tren digitalisasi perbankan yang semakin dominan di kalangan usia produktif.

Diversifikasi Bisnis Halal dan Indikator Dampak Inklusif

Di pasar domestik, target dua juta nasabah baru disebut realistis dengan penguatan pembiayaan ritel dan UMKM.

Baca Juga: Laba PLN Melonjak 130 Persen, Bisakah Kinerja Keuangan Bertahan Tanpa Subsidi APBN Ratusan Triliun

Optimalisasi teknologi analitik dan kecerdasan buatan diperlukan untuk menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat.

Noviardi juga menilai diversifikasi bisnis halal termasuk layanan kustodian perlu indikator dampak sosial terukur.

Ia menegaskan transparansi kinerja non-keuangan penting untuk membangun kepercayaan publik.

Baca Juga: Toko Perhiasan Tiffany & Co Disegel Di Jakarta, Ini Penjelasan Dugaan Pelanggaran Administrasi Impor

“Apabila strategi dijalankan adaptif dan transparan, peluang menjadi pemain regional perbankan syariah semakin terbuka,” katanya.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X