• Sabtu, 18 April 2026

Promedia Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan TNI AD untuk Publikasi Program Pembangunan Nasional

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Jumat, 20 Februari 2026 | 19:40 WIB
Suasana diskusi antara jajaran Promedia Group dan TNI AD terkait kolaborasi publikasi program pembangunan nasional di Jakarta, Kamis (19/2/2026). (Dok.Promedia)
Suasana diskusi antara jajaran Promedia Group dan TNI AD terkait kolaborasi publikasi program pembangunan nasional di Jakarta, Kamis (19/2/2026). (Dok.Promedia)

AGRO 24 JAM - Bagaimana cara memastikan program pembangunan TNI AD tidak hanya berjalan, tetapi juga dipahami publik secara luas?

Dapatkah sinergi korporasi media dan institusi pertahanan menghadirkan informasi akurat yang menjangkau generasi digital di seluruh Indonesia?

Promedia menjajaki kolaborasi strategis dengan TNI Angkatan Darat melalui kunjungan resmi ke Mabes TNI AD di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga: Satgas PKH Ambil Alih 1.583 Ha Lahan Korporasi Kehutanan Bermasalah di Sumbar Usai Pencabutan Izin

CEO Promedia Agus Sulistriyono diterima langsung oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono, S.E., M.Han.

Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama publikasi program strategis TNI AD melalui jaringan media Promedia yang tersebar nasional.

Peran Media dalam Transparansi Program Strategis Nasional

Agus Sulistriyono menegaskan komitmen Promedia mendukung penyebarluasan informasi program TNI AD secara profesional dan terverifikasi.

Baca Juga: Di Washington Prabowo Tawarkan Program MBG, Danantara, Serta Reformasi Tata Kelola ke Investor Global

“Kami siap berkolaborasi dan menjadi mitra publikasi program-program TNI AD melalui jaringan media kami,” ujar Agus Sulistriyono.

Promedia memiliki 1.250 media anggota di lebih dari 300 kota, yang dinilai mampu menjangkau pembaca hingga tingkat daerah.

Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas program pertahanan di ruang publik.

Baca Juga: Skandal Jeffrey Epstein Kembali Mencuat, Andrew Mountbatten-Windsor dalam. Penyelidikan Polisi

Delapan Ribu Jembatan Nusantara Untuk Konektivitas Wilayah

Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan bahwa TNI AD sedang menjalankan pembangunan 8.000 titik Jembatan Nusantara.

Program tersebut mencakup pembangunan jembatan bailey dan jembatan gantung di berbagai wilayah Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X