Menurut Laura Amigo, teknologi tersebut hanya mempercepat proses teknis produksi berita.
Baca Juga: Indonesia Soroti Proposal Perdamaian Gaza Board of Peace, Ini Isi Penting Dua Puluh Poin Rencana
Keputusan utama tetap berada pada jurnalis yang menentukan sudut pandang, konteks, serta relevansi sebuah peristiwa bagi publik.
Mesin dapat memproses data dengan sangat cepat.
Namun kemampuan menilai apakah sebuah informasi menyesatkan atau penting tetap membutuhkan penilaian manusia.
Baca Juga: Tumpang Pitu Antara Potensi Emas Besar dan Kekhawatiran Warga Soal Dampak Lingkungan Pesisir Selatan
Kemampuan Bercerita dan Empati Masih Sulit Ditiru Mesin
Berita yang paling diingat publik biasanya bukan sekadar kumpulan fakta.
Cerita yang kuat sering lahir dari pengalaman manusia yang disampaikan secara naratif.
Jurnalis sering menemukan detail penting saat berinteraksi langsung dengan narasumber di lapangan.
Baca Juga: Infrastruktur Desa Jadi Fokus Pemerintah Usai Prabowo Resmikan 218 Jembatan uintuk Wilayah Terpencil
Ekspresi wajah, nada suara, serta emosi narasumber sering memberi kedalaman pada sebuah cerita.
Elemen-elemen tersebut menjadi kekuatan jurnalisme yang belum dapat digantikan oleh sistem otomatis.
Semakin Banyak Informasi Beredar Semakin Besar Kebutuhan Jurnalisme Terpercaya
Era digital membuat siapa saja dapat memproduksi dan menyebarkan informasi secara instan.
Namun situasi ini juga meningkatkan risiko penyebaran rumor, disinformasi, dan hoaks.
Artikel Terkait
Mengapa Richard Lee Ditahan Polisi dalam Kasus Skincare, Ini Fakta Penyidikan Polda Metro Jaya
Kebijakan Likuiditas Rp100 Triliun Jadi Strategi Jaga Stabilitas Perbankan dan Pertumbuhan Ekonomi
Menkeu Purbaya Ingatkan Batas Defisit APBN Saat Program Makan Bergizi Gratis Mulai Dibahas Implementasinya
Jusuf Kalla Sebut MBG, Alutsista, dan Koperasi Penting, Namun Pemerintah Tetap Harus Tentukan Prioritas
Mentan Amran Ungkap Cadangan Beras Cukup 324 Hari Meski Ancaman Kekeringan dan Geopolitik Global
Stok Beras Aman Hampir Setahun, Pemerintah Jalankan Pompanisasi Lahan Pertanian Jutaan Hektare
Prabowo Tegaskan Ketahanan Pangan Indonesia Aman Hadapi Krisis Global di Tengah Ketegangan Geopolitik Dunia
Mirae Asset Klarifikasi Angka Rp14,5 Triliun Usai Penggeledahan OJK dan BareskrimTerkait Dugaan Manipulasi
Mengapa 218 Jembatan Desa Jadi Sorotan Setelah Prabowo Resmikan Infrastruktur Pedesaan Dibangun TNI
Selat Hormuz Terancam Tertutup, Ekonom Peringatkan Dampak Lonjakan Harga Minyak Terhadap APBN