Ketergantungan Impor Energi Indonesia Rentan Terhadap Guncangan Pasar Global
Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi minyak dunia yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak global setiap hari.
Gangguan pada jalur tersebut secara historis sering memicu lonjakan harga minyak mentah di pasar internasional karena banyak negara bergantung pada distribusi energi kawasan Teluk.
Baca Juga: Konflik Iran - AS Memanas, Penutupan Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia Hingga 78 Dolar
Bagi Indonesia, ketergantungan pada impor minyak menjadikan setiap gangguan pasokan global berpotensi memengaruhi neraca perdagangan, subsidi energi, serta stabilitas harga BBM domestik.
Kondisi serupa pernah menjadi perhatian berbagai lembaga internasional yang menilai keamanan jalur pelayaran energi global sangat menentukan stabilitas ekonomi negara pengimpor energi.
Langkah Pemerintah Diversifikasi Pasokan Energi Hadapi Krisis Global
Pada akhir 2025, Dirut Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, sempat mendapat sorotan setelah berhasil mendatangkan satu juta barel minyak mentah dari Aljazair menggunakan kapal MT Spyros.
Pengadaan tersebut dipandang sebagai langkah strategis untuk menjaga pasokan energi di tengah dinamika geopolitik global yang tidak menentu.
Namun Uchok menilai langkah tersebut belum cukup jika krisis distribusi minyak internasional berlangsung dalam jangka waktu lebih panjang.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM menyatakan telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, termasuk optimalisasi cadangan nasional, diversifikasi sumber impor, serta percepatan distribusi dari kilang domestik.
Baca Juga: Macron Perkuat Arsenal Nuklir Prancis Saat Dunia Hadapi Ancaman Keamanan Multikrisis Internasional
Meski demikian, pernyataan Uchok menunjukkan sebagian pengamat masih meragukan daya tahan sistem energi nasional apabila krisis global berlangsung lebih dari beberapa pekan.****
Artikel Terkait
Krisis Timur Tengah 2026 Memasuki Fase Baru Setelah Iran Klaim Serangan Langsung ke Israel
Prabowo Bahas Board of Peace Palestina dan Krisis Global Bersama Elite, Perkuat Diplomasi Indonesia
Dampak Konflik Global Terhadap Energi, Pemerintah Siapkan Skenario Antisipasi Penutupan Selat Hormuz
Harga Energi Naik Tajam, Pemerintah Hitung Ulang Dampak Subsidi BBM dan Daya Beli Masyarakat
OJK Geledah Kantor Korporasi Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi Saham BEBS dan Transaksi Tidak Wajar
Modernisasi Rudal ASMPA R dan M51 Perkuat Posisi Prancis Sebagai Kekuatan Militer Utama Kawasan Eropa
Blok Cepu Sumbang Sepertiga Produksi, Negosiasi Kontrak Baru Fokus Tingkatkan Penerimaan Negara
Indonesia Perkuat Persatuan Politik Saat Geopolitik Global Memanas Melalui Pertemuan Strategis Prabowo
Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Nasional 3 Bulan, Pemerintah Siapkan Storage Energi di Sumatera
Kesepakatan ART Indonesia - AS Picu Perdebatan Soal Dampak Industri dan Kedaulatan Ekonomi