AGRO 24 JAM - Apakah pertem uan tertutup elite nasional menjadi sinyal perubahan arah kebijakan luar negeri Indonesia?
Sejauh mana langkah Presiden RI Prabowo Subianto mencerminkan strategi menghadapi ketegangan geopolitik global yang semakin kompleks?
Presiden Konsolidasikan Tokoh Bangsa Hadapi Ketegangan Politik Global Meningkat
Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis bersama tokoh bangsa dan pimpinan partai politik di Istana Negara pada Selasa (3/3/2026).
Baca Juga: UMKM Indonesia Sulit Masuk Pasar Negara Sendiri Meski Pemerintah Menyediakan Permintaan Besar
Agenda utama membahas dinamika geopolitik global, termasuk perkembangan situasi Iran serta kesiapan Indonesia menghadapi potensi krisis multidimensi.
Langkah ini menunjukkan pendekatan kepemimpinan berbasis konsensus nasional dalam merumuskan kebijakan menghadapi ketidakpastian global yang meningkat sepanjang awal 2026.
Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan Presiden memaparkan langkah antisipatif pemerintah secara menyeluruh.
Baca Juga: Makan Malam Kebangsaan Prabowo Subianto di Istana Negara Jadi Sorotan Konsolidasi Politik
“Bapak Presiden menjelaskan berbagai hal terkait perkembangan geopolitik dan kesiapan Indonesia dalam menghadapi dinamika global, khususnya dalam konteks energi dan beberapa persoalan lain,” ujar Bahlil Lahadalia.
Geopolitik Iran Dorong Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi dan Ekonomi Nasional
Situasi Iran menjadi salah satu fokus pembahasan karena berpotensi memengaruhi stabilitas energi global dan rantai pasok internasional.
Pemerintah menilai konflik kawasan Timur Tengah dapat berdampak pada harga minyak dunia serta biaya logistik yang berpengaruh terhadap perekonomian domestik.
Baca Juga: Rapat Terbatas Istana Fokus Energi Nasional Saat Konflik Iran Picu Risiko Gangguan Pasokan Minyak
Konsolidasi lintas partai politik dilakukan untuk membangun pemahaman bersama mengenai langkah mitigasi risiko ekonomi dan keamanan nasional.
Pendekatan tersebut selaras dengan laporan berbagai lembaga energi global yang memperingatkan kemungkinan volatilitas harga energi akibat konflik geopolitik.
Artikel Terkait
Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik Tajam Jika Konflik Iran - AS Meluas dan Tekan Ekonomi Indonesia
APPSI Perkuat Peran Pedagang Pasar Tradisional Jaga Stabilitas Harga Pangan Bersama Pemerintah
Bapanas Pastikan Pasokan Cabai Terjaga Lewat Distribusi Cepat Agar Harga Pangan Tetap Stabil Nasional
KSPN Soroti Standar Emisi Dan Harga Impor Pik Up 4x4 Dalam Proyek Kendaraan Kopdes Merah Putih Nasional
In Memoriam Try Sutrisno: Kritik Demokrasi Liberal dan Arah Reformasi Indonesia Menurut Didik J. Rachbini
Pemakaman Try Sutrisno Jadi Sorotan, Presiden Prabowo Pimpin Langsung Prosesi Kenegaraan Penuh Penghormatan
Konflik Iran dan Ancaman Selat Hormuz Jadi Perhatian Pemerintah Dalam Jaga Pasokan Energi Nasional
Kasus Lahan Kompensasi PT BSI Bondowoso Belum Tuntas, Pemeriksaan KPK Dilakukan Bertahun-Tahun
Krisis Timur Tengah 2026 Memasuki Fase Baru Setelah Iran Klaim Serangan Langsung ke Israel
Dampak Konflik Global Terhadap Energi, Pemerintah Siapkan Skenario Antisipasi Penutupan Selat Hormuz