Kementerian Pertanian menyatakan penutupan impor dilakukan berbasis kajian ilmiah dan rekomendasi lembaga internasional.
Baca Juga: Belanja Naik, Pajak Turun: Defisit APBN 2025 Sentuh Rp560 Triliun per November
Biosekuriti Lemah Memperbesar Kerugian Peternak
Pengalaman sebelumnya menunjukkan lemahnya biosekuriti mempercepat penyebaran ASF di tingkat peternakan rakyat.
Kementerian Pertanian menegaskan larangan pakan sisa makanan dan kewajiban isolasi ternak baru.
Agung Suganda menyatakan pengawasan internal menjadi kunci selain kebijakan impor.
Baca Juga: 5 Titik Hilirisasi Nasional Siap Groundbreaking, Prabowo Subianto Tekankan Soal Dampak Ekonomi
Data Internasional Menguatkan Sikap Waspada Indonesia
Reuters melaporkan sejumlah negara Asia memperketat impor babi dari Eropa akibat ASF.
BBC menyebut pembatasan perdagangan menjadi strategi utama mencegah krisis pangan akibat wabah hewan.
FAO dan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia menegaskan pencegahan dini lebih murah dibanding penanggulangan wabah.
Baca Juga: Prabowo Fokus Pascabencana, Pemerintah Optimistis Pasar Modal Indonesia Makin Melaju di 2026
Pemerintah menegaskan kebijakan ini akan dievaluasi secara berkala berdasarkan data ilmiah terkini.****