• Sabtu, 18 April 2026

Pemerintah Siapkan Pengiriman 2.280 Ton Beras Premium Indonesia untuk Pasar Haji Arab Saudi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Senin, 16 Februari 2026 | 00:30 WIB
Kegiatan business matching di Jeddah mempertemukan distributor pangan Indonesia dan importir Arab Saudi untuk ekspor beras premium. (Dok. Perum BULOG)
Kegiatan business matching di Jeddah mempertemukan distributor pangan Indonesia dan importir Arab Saudi untuk ekspor beras premium. (Dok. Perum BULOG)

AGRO 24 JAM - Bisakah diplomasi pangan Indonesia menembus kebutuhan logistik haji yang setiap tahun melibatkan jutaan jemaah dunia?

Apakah beras premium nasional siap bersaing dalam rantai pasok pangan haji dan umrah di Timur Tengah?

Diplomasi Pangan Indonesia Menyasar Kebutuhan Jemaah Haji Dunia

Upaya diplomasi pangan dilakukan Perum BULOG dengan menawarkan beras premium kepada importir di Arab Saudi untuk kebutuhan jemaah haji dan umrah.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Lebih Baik, Pemerintah Fokus Konsumsi, Desa Nelayan, dan Koperasi

Penawaran dilakukan dalam kegiatan business matching yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah guna mempertemukan distributor pangan dan penyedia katering haji.

Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menyebut kegiatan tersebut membuka peluang kerja sama pengadaan beras Indonesia untuk pasar Timur Tengah.

Respons Positif Importir Terhadap Kualitas Beras Premium Indonesia

Para importir diberikan kesempatan mencicipi nasi dari Beras Haji Nusantara dan membandingkannya dengan produk dari berbagai negara.

Baca Juga: Strategi Swasembada Pangan 2026: 13 Perpres Baru Dorong Produksi Beras Nasional Naik 13% dan Stok Tertinggi

Mereka menilai beras Indonesia memiliki tekstur pulen, aroma baik, dan rasa yang sesuai preferensi konsumen Arab Saudi.

Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan minat importir cukup tinggi setelah pemaparan produk dan uji cita rasa bersama dalam forum tersebut.

Target Pengiriman Awal Beras Premium Februari Tahun Ini

Pemerintah menetapkan rencana pengiriman awal 2.280 ton beras premium pada minggu ketiga Februari 2026 untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji.

Baca Juga: Deforestasi Picu Ledakan Populasi Nyamuk, IPB Ingatkan Risiko Penyakit Tular Vektor Meningkat Drastis

Langkah ini menjadi tahap awal memasuki rantai pasok pangan sektor haji dan umrah yang terus meningkat setiap tahun.

Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, importir di Makkah, Madinah, dan Jeddah berpotensi menyerap beras Indonesia dalam jumlah besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X