• Sabtu, 18 April 2026

Sebanyak 38 Saham Disuspensi Picu IHSG Turun dan Kekhawatiran Investor Asing Terkait Transparansi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Minggu, 15 Februari 2026 | 21:20 WIB
Investor ritel memantau aplikasi trading menyusul suspensi 38 saham dan dampaknya terhadap IHSG serta kepercayaan pasar. (Dok Dola AI)
Investor ritel memantau aplikasi trading menyusul suspensi 38 saham dan dampaknya terhadap IHSG serta kepercayaan pasar. (Dok Dola AI)

AGRO24JAM -  Mengapa puluhan saham mendadak disuspensi dan memicu kepanikan investor di bursa Indonesia?

Apakah langkah bersih-bersih saham gorengan akan memperkuat kepercayaan investor global terhadap pasar domestik?

Langkah Bersih Bersih Saham Memicu Perhatian Investor Global

Penertiban saham yang diduga tidak transparan menjadi sorotan investor setelah pemerintah dan regulator mengambil langkah tegas menjaga kredibilitas pasar modal Indonesia.

Baca Juga: Temuan BPK Soal Inefisiensi Rp12,59 Triliun Picu Sorotan Tata Kelola Korporasi Pupuk dan Subsidi

Kementerian Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kebijakan ini bertujuan memperbaiki tata kelola pasar saham agar lebih akuntabel.

Airlangga Hartarto menegaskan penertiban dilakukan untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan investor.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pengawasan ketat terhadap saham berisiko manipulatif dan kepemilikan publik tidak transparan.

Otoritas Bursa Hentikan Perdagangan Puluhan Saham Bermasalah Sementara

Regulator mencatat 38 saham disuspensi sementara hingga awal Februari sebagai bagian dari pengawasan ketat terhadap emiten berisiko tinggi.

Baca Juga: Target Baru BUMN ROA 7 Persen Danantara Didorong Tingkatkan Nilai Aset Negara Berkelanjutan

Saham seperti Sky Energy Indonesia dan HK Metals Utama menjadi perhatian karena struktur kepemilikan publik dinilai tidak jelas.

Selain suspensi perdagangan, bursa juga memberikan sanksi administratif berupa peringatan tertulis dan denda kepada korporasi terkait.

Langkah ini diambil untuk mencegah manipulasi harga yang merugikan investor ritel serta menjaga kepercayaan terhadap sistem perdagangan saham.

Baca Juga: Deregulasi 500 Aturan dan 13 Perpres Baru Percepat Swasembada Pangan dan Turunkan Biaya Produksi Petani

Evaluasi MSCI Tekankan Pentingnya Transparansi Free Float Emiten

Evaluasi global dari MSCI memicu percepatan reformasi transparansi pasar saham Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X