"Protein salah satunya berbasis ikan, maka pentingnya program prioritas pemerintah di bidang kelautan dan maritim," ujar Prasetyo menjelaskan arah kebijakan tersebut.
Baca Juga: Di Balik Kunjungan Luar Negeri Prabowo Subianto Ada Strategi Besar Jaga Stabilitas Energi Ekonomi
Kebijakan ini juga berkaitan dengan strategi ekonomi biru yang sebelumnya didorong pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah sektor perikanan nasional.
Evaluasi Satu Setengah Tahun Pemerintahan Jadi Momentum Percepatan Program Strategis
Rapat kerja yang dipimpin langsung Presiden berlangsung sekitar empat jam dengan fokus evaluasi kinerja serta percepatan program prioritas nasional.
Prasetyo menyebut forum tersebut menjadi momentum konsolidasi setelah sekitar satu setengah tahun pemerintahan berjalan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Komitmen Prabowo Jaga Utang Negara Jadi Sinyal Positif Investor Dan Pelaku Usaha Nasional Tahun 2026
Ia menegaskan sejumlah program telah menunjukkan hasil signifikan meskipun pemerintah mengakui masih terdapat tantangan yang belum sepenuhnya terselesaikan.
Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran eksekutif atas kinerja program prioritas yang dinilai mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Presiden Tekankan Reformasi Birokrasi Agar Program Pangan Lebih Efektif Cepat
Presiden menekankan pentingnya peningkatan kinerja birokrasi agar program strategis berjalan cepat, efisien, serta mampu mengurangi potensi kebocoran anggaran.
Prasetyo mengatakan arahan tersebut menjadi pengingat agar seluruh aparatur bekerja lebih produktif demi mempercepat realisasi target pembangunan nasional.
"Presiden menggugah agar semua bekerja lebih giat, cepat, produktif, efisien, serta mengurangi kebocoran agar program berdampak nyata," kata Prasetyo.
Isu efisiensi birokrasi sebelumnya juga menjadi perhatian pemerintah dalam berbagai rapat koordinasi untuk memastikan belanja negara lebih tepat sasaran.
Baca Juga: Konflik Geopolitik Dorong Harga Minyak Dunia Naik, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi dan Investor Domestik
Strategi Swasembada Protein Jadi Bagian Besar Agenda Ketahanan Pangan Nasional
Strategi swasembada protein dinilai sebagai tahap lanjutan pembangunan ketahanan pangan yang tidak hanya berorientasi pada kuantitas, tetapi juga kualitas konsumsi masyarakat.
Artikel Terkait
Stok Beras Nasional Tembus Rekor 2026, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Lebih Siap Hadapi Kemarau
Belanja Negara Dipercepat, Pemerintah Jaga Defisit APBN Sambil Optimalkan Kenaikan Penerimaan Pajak
Penertiban Sawit Ilegal di Hutan Sumut Dimulai, Targetkan Pemulihan Ekosistem Mangrove Pesisir
Operasi Satgas PKH Bersihkan Sawit Ilegal di Kawasan Konservasi Mangrove, Libatkan Masyarakat Sekitar Hutan
Kebijakan Fiskal Diuji Tekanan Global, Menteng Kleb Usulkan Penguatan Transparansi dan Produktivitas Anggaran
Utang Luar Negeri Tumbuh Lebih Cepat dari Devisa, Bagaimana Nasib Stabilitas Rupiah Selanjutnya
BGN Klarifikasi Hoaks 70.000 Motor Listrik untuk Program Makan Bergizi Gratis, Ini Fakta Sebenarnya Data Resmi
Fakta Pengadaan Motor Listrik BGN untuk Program MBG Terungkap, Ini Penjelasan Resmi Kepala Badan Gizi Nasional
Konsolidasi BUMN Logistik Jadi Sorotan, Pemerintah Targetkan Efisiensi Operasional dan Kinerja Aset Negara
Ketegangan Iran dan Amerika Serikat Picu Risiko Energi Global Ini Skenario Harga Minyak Dunia Terbaru