AGRO 24 JAM - Bagaimana cara memastikan program pembangunan TNI AD tidak hanya berjalan, tetapi juga dipahami publik secara luas?
Dapatkah sinergi korporasi media dan institusi pertahanan menghadirkan informasi akurat yang menjangkau generasi digital di seluruh Indonesia?
Promedia menjajaki kolaborasi strategis dengan TNI Angkatan Darat melalui kunjungan resmi ke Mabes TNI AD di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Baca Juga: Satgas PKH Ambil Alih 1.583 Ha Lahan Korporasi Kehutanan Bermasalah di Sumbar Usai Pencabutan Izin
CEO Promedia Agus Sulistriyono diterima langsung oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono, S.E., M.Han.
Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama publikasi program strategis TNI AD melalui jaringan media Promedia yang tersebar nasional.
Peran Media dalam Transparansi Program Strategis Nasional
Agus Sulistriyono menegaskan komitmen Promedia mendukung penyebarluasan informasi program TNI AD secara profesional dan terverifikasi.
“Kami siap berkolaborasi dan menjadi mitra publikasi program-program TNI AD melalui jaringan media kami,” ujar Agus Sulistriyono.
Promedia memiliki 1.250 media anggota di lebih dari 300 kota, yang dinilai mampu menjangkau pembaca hingga tingkat daerah.
Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas program pertahanan di ruang publik.
Baca Juga: Skandal Jeffrey Epstein Kembali Mencuat, Andrew Mountbatten-Windsor dalam. Penyelidikan Polisi
Delapan Ribu Jembatan Nusantara Untuk Konektivitas Wilayah
Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan bahwa TNI AD sedang menjalankan pembangunan 8.000 titik Jembatan Nusantara.
Program tersebut mencakup pembangunan jembatan bailey dan jembatan gantung di berbagai wilayah Indonesia.