ekonomi

Moody’s Pertahankan Rating 5 Bank Meski Outlook Negatif OJK Optimistis Persepsi Investor Tetap Terjaga

Kamis, 12 Februari 2026 | 23:40 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae. OJK dan KSSK bersiap memaparkan data rasio modal dan likuiditas perbankan Indonesia kepada Moody’s guna menjaga kepercayaan investor global. (Dok. OJK)

AGRO 24JAM - Mengapa Moody’s mengubah outlook lima bank terbesar Indonesia di tengah kondisi perbankan yang disebut tetap solid oleh regulator nasional?

Seberapa besar dampak perubahan outlook global terhadap kepercayaan investor dan stabilitas sektor keuangan Indonesia dalam jangka menengah mendatang?

Penurunan Outlook Moody’s Picu Dialog Regulator dan Lembaga Global

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana bertemu Moody’s Investors Service untuk membahas perubahan outlook lima bank besar Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Baca Juga: Pemerintah Telusuri 4 Surat MSCI yang Disebut Diabaikan, Dampaknya ke IHSG dan Kepercayaan Investor Global

Langkah ini dilakukan sebagai upaya klarifikasi agar persepsi lembaga pemeringkat global selaras dengan kondisi fundamental sektor perbankan nasional.

Pertemuan tersebut juga melibatkan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) guna menjelaskan situasi stabilitas keuangan nasional secara menyeluruh.

Daftar Bank Besar Terdampak Outlook Negatif Moody’s Terbaru

Moody’s menurunkan outlook PT Bank Mandiri Persero Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk.

Baca Juga: Menkeu Soroti Stabilitas Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dengan Anggaran Polri Naik 5,7 Persen

PT Bank Central Asia Tbk serta PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk juga masuk daftar bank yang mengalami perubahan outlook menjadi negatif.

Meski demikian, Moody’s mempertahankan peringkat kredit masing-masing bank sehingga profil kelayakan kredit dinilai masih kuat dan stabil.

OJK Sebut Penurunan Outlook Bukan Cerminan Kinerja Bank

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyebut perubahan outlook tidak mencerminkan pelemahan kinerja individual bank.

Baca Juga: Komitmen Hukum Tambang Ilegal Menguat, Peringatan Awal Presiden Disebut Susno Duadji untuk Oknum Aparat

Ia menjelaskan faktor utama penyesuaian berasal dari perubahan outlook Indonesia secara keseluruhan yang mempengaruhi penilaian lembaga pemeringkat global.

Dian menyatakan OJK akan memberikan data dan informasi komprehensif agar penilaian global mencerminkan kondisi perbankan nasional secara objektif.

Halaman:

Tags

Terkini