Data Fundamental Perbankan Indonesia Dinilai Masih Terjaga Kuat
Berdasarkan data OJK, rasio kecukupan modal perbankan nasional berada di atas ketentuan minimum dan likuiditas dinilai memadai untuk menopang pertumbuhan kredit.
Baca Juga: Cadangan Mineral Strategis Bisa Dorong Ekonomi Indonesia Tembus 8 Persen Jika Hilirisasi Dipercepat
Dian Ediana Rae menyatakan, “Secara struktural dan fundamental perbankan Indonesia masih baik dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” dikutip dari situs resmi OJK.
Bank Indonesia dalam laporan stabilitas sistem keuangan menyebut ketahanan sektor perbankan tetap solid dengan dukungan pertumbuhan kredit dan kualitas aset terjaga.
OJK dan KSSK optimistis dialog dengan Moody’s akan menjaga kepercayaan investor serta stabilitas sistem keuangan Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.****
Artikel Terkait
29 Tambang Masih Dibekukan di Bogor, Pemprov Jabar Tegaskan Evaluasi Lingkungan dan Andalalin
Dugaan Korupsi EDC BRI Rp744 Miliar Menguat, KPK Didesak Ungkap Peran Direktur PT Finnet
Washington Post di Bawah Jeff Bezos dari Media Cetak Menuju Platform Digital Global Berpengaruh
Data Sitaan Fantastis Kasus Bea Cukai, Dari Emas Valas Hingga Uang Tunai Miliaran Rupiah
Riset KPKUngkap Masalah Izin Tambang Ilegal dan Ekspor Nikel Yang Berpotensi Rugikan Negara
Kasus Korupsi Pajak 2026, KPK Dalami Rangkap Jabatan Komisaris di 12 Korporasi Milik Pejabat Pajak
Sydney dan Melbourne Diguncang Demonstrasi Besar Tolak Kehadiran Presiden Israel Isaac Herzog
Trenggono vs Purbaya: Kapal KKP dari Pinjaman Inggris dan Nasib Industri Galangan Dipertanyakan
Riset Hanya 0,3 Persen PDB Wadirut MIND ID Tekankan Inovasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8 Persen
Pengakuan Susno Duadji: Presiden Kantongi Nama Jenderal Tambang Ilegal, Peringatan Sebelum Upaya Hukum