Pemerintah menilai kepercayaan investor harus dijaga melalui reformasi dan pengawasan ketat.
Baca Juga: Literasi Keuangan, Kolaborasi Fintech Luncurkan MOJANG Untuk Edukasi Finansial Generasi Muda
Sorotan Terhadap Anomali Saham dan Sentimen Investor Global
Hashim menyoroti adanya saham dengan price to earnings ratio sangat tinggi yang dinilai tidak wajar.
Ia menyebut kondisi tersebut sebagai red flag yang berpotensi merusak kepercayaan pasar.
Anomali harga saham dapat memicu spekulasi berlebihan dan meningkatkan risiko kerugian investor ritel.
Isu internasional seperti sentimen dari Morgan Stanley turut memengaruhi persepsi investor global.
Pemerintah menilai stabilitas pasar domestik harus dijaga agar tetap kompetitif di tingkat global.
Upaya Pemerintah Jaga Reputasi Investasi dan Perlindungan Investor Domestik
Pemerintah menegaskan komitmen menjaga reputasi Indonesia sebagai destinasi investasi yang kredibel.
Hashim menyampaikan kehormatan negara dan kepercayaan investor menjadi prioritas utama kebijakan pemerintah.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui situs resminya menegaskan penguatan pengawasan pasar modal terus dilakukan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menyatakan komitmen meningkatkan transparansi dan perlindungan investor melalui kebijakan pengawasan emiten.****