ekonomi

Trenggono vs Purbaya: Kapal KKP dari Pinjaman Inggris dan Nasib Industri Galangan Dipertanyakan

Kamis, 12 Februari 2026 | 16:45 WIB

ARGO 24 JAM  - Mengapa pengadaan kapal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memicu perdebatan terbuka antar kementerian?

Apakah polemik ini memengaruhi kepercayaan industri terhadap belanja pemerintah maritim nasional?

Polemik Pengadaan Kapal KKP Picu Sorotan Koordinasi Fiskal Nasional

Perbedaan pernyataan antara KKP dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait anggaran kapal memicu perhatian publik.

Baca Juga: Batas Investasi Saham 20 Persen Dinilai Perlu Disiplin Risiko dan Tata Kelola Ketat Industri Asuransi

Isu ini mencuat setelah Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mempertanyakan serapan anggaran KKP yang belum dirasakan industri galangan kapal nasional.

Perdebatan tersebut berkembang menjadi diskusi luas mengenai transparansi pembiayaan proyek maritim pemerintah pusat.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menegaskan pembiayaan pengadaan kapal berasal dari pinjaman pemerintah Inggris.

Baca Juga: Ribuan Demonstran Australia Tolak Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog, Polisi Kerahkan 3.000 Personel

Ia menyatakan anggaran tersebut bukan berasal dari APBN sehingga mekanisme pencairannya berbeda dengan belanja reguler kementerian.

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk menjawab persepsi publik terkait aliran anggaran ke industri galangan domestik.

Pernyataan Kemenkeu Tekankan Dampak Belanja Terhadap Industri Nasional

Menkeu Purbaya sebelumnya menyoroti tambahan anggaran KKP yang telah disetujui.

Baca Juga: Tiga Tersangka Ditahan KPK, Kasus Suap Restitusi Pajak Seret Kepala KPP dan 12 Korporasi Terkait

Ia mempertanyakan mengapa pelaku industri galangan kapal belum menerima pesanan meski dana disebut sudah tersedia.

Purbaya menekankan pentingnya belanja pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri nasional secara langsung.

Menurutnya, efektivitas belanja negara harus diukur dari dampaknya terhadap ekonomi domestik dan penciptaan lapangan kerja.

Halaman:

Tags

Terkini