Di sisi lain, Tiongkok mulai menyoroti kesepakatan ART karena berpotensi memengaruhi hubungan dagang regional Indonesia.
Bayu Krisnamurthi menilai tekanan dari berbagai kekuatan ekonomi dunia akan semakin kuat terhadap posisi Indonesia sebagai negara perdagangan terbuka.
Baca Juga: Krisis Energi Global Mengintai, Indonesia Hitung Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Stabilitas BBM
Ia menekankan pentingnya strategi negosiasi adaptif agar Indonesia tidak terjebak dalam rivalitas ekonomi global.
Dalam konteks tersebut, pemerintah Indonesia dinilai perlu menjaga keseimbangan diplomasi ekonomi sambil memastikan kepentingan nasional tetap menjadi prioritas utama.****
Artikel Terkait
Pemakaman Try Sutrisno Jadi Sorotan, Presiden Prabowo Pimpin Langsung Prosesi Kenegaraan Penuh Penghormatan
Konflik Iran dan Ancaman Selat Hormuz Jadi Perhatian Pemerintah Dalam Jaga Pasokan Energi Nasional
Kasus Lahan Kompensasi PT BSI Bondowoso Belum Tuntas, Pemeriksaan KPK Dilakukan Bertahun-Tahun
Krisis Timur Tengah 2026 Memasuki Fase Baru Setelah Iran Klaim Serangan Langsung ke Israel
Prabowo Bahas Board of Peace Palestina dan Krisis Global Bersama Elite, Perkuat Diplomasi Indonesia
Dampak Konflik Global Terhadap Energi, Pemerintah Siapkan Skenario Antisipasi Penutupan Selat Hormuz
Harga Energi Naik Tajam, Pemerintah Hitung Ulang Dampak Subsidi BBM dan Daya Beli Masyarakat
OJK Geledah Kantor Korporasi Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi Saham BEBS dan Transaksi Tidak Wajar
Modernisasi Rudal ASMPA R dan M51 Perkuat Posisi Prancis Sebagai Kekuatan Militer Utama Kawasan Eropa
Blok Cepu Sumbang Sepertiga Produksi, Negosiasi Kontrak Baru Fokus Tingkatkan Penerimaan Negara