Volatilitas suku bunga global dan penguatan Dolar AS menjadi tantangan utama stabilitas keuangan.
Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia mencapai lebih dari 140 miliar Dolar AS pada akhir 2025.
Baca Juga: KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Suap KPP Madya Jakarta Utara ke Pusat DJP, 2 Direktorat Digeledah
Angka tersebut setara pembiayaan impor lebih dari enam bulan, dsta ini menjadi bantalan penting dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Proses DPR Jadi Penentu Kredibilitas Kebijakan ke Depan
Tahap fit and proper test di DPR RI akan menjadi penentu kelanjutan rencana ini.
DPR akan menilai komitmen calon terhadap independensi dan profesionalisme BI.
Baca Juga: Tambang Emas Ilegal Poboya Sulteng Dipersoalkan: 5 Fakta PETI di Balik Klaim Legal Aparat
Proses ini dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan publik dan pasar keuangan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah menghormati sepenuhnya kewenangan DPR.
Ia berharap proses tersebut berjalan transparan dan objektif, hasil akhirnya diharapkan memperkuat kredibilitas kebijakan ekonomi nasional.****
Artikel Terkait
Kementerian Kehutanan Sita 1 Juta Hektar PBPH, 23 Subjek Hukum Disidik Pascabanjir Sumatera
Pengerahan Pasukan ke Greenland, Presiden Prancis Emmanuel Macron Klaim Bertindak Tanpa Eskalasi
Rp972 Miliar di LHKPN Gubernur Sherly Tjoanda, Ini Komposisi Aset dan Penjelasan Resminya
Risiko Permintaan hingga Penjaminan: Inilah Penjelasan Agus Martowardojo soal Proyek Raksasa
5 Tersangka KPP Madya Jakut, 2 Direktorat Digeledah: KPK Ungkap Dugaan Suap Pajak ke Pusat DJP
Tambang Poboya Sulawesi Tengah dalam Angka: 3 Pernyataan Resmi yang Saling Bertolak Belakang
Kewajiban Plasma 20 Persen Sawit Dinilai Ruwet, GAPKI Soroti Tafsir HGU dan Lahan Nonproduktif
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Statistik: Membaca Data Badan Pusat Stastistik 2019–2024
Sidak Coretax di Danantara, Purbaya Klaim Sistem Pajak Nasional Tetap Stabil Dalam Transisi Digital
992 Hektar IPPKH Jadi Sorotan, BRMS Bantah Tegas Isu Dokumen Ganda Gorontalo Minerals