bisnis

Target Swasembada Energi Dipercepat, Prabowo Fokus Pengembangan Energi Terbarukan dan Biofuel

Jumat, 10 April 2026 | 12:22 WIB
Presiden Prabowo optimistis kebijakan energi baru terbarukan mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia menghadapi tekanan global. (Dok. Instagram @prabowo)

AGRO 24 JAM - Benarkah Indonesia bisa keluar lebih kuat dari krisis energi global hanya dalam waktu satu tahun melalui strategi energi terbarukan?

Seberapa realistis target percepatan swasembada energi yang digagas pemerintah di tengah tekanan ekonomi dan geopolitik global saat ini?

Pemerintah Percepat Agenda Swasembada Energi Hadapi Krisis Global Dunia

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah mempercepat agenda swasembada energi sebagai respons terhadap krisis global akibat konflik geopolitik.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Indonesia Jadi Magnet Investasi Global Lewat Stabilitas dan Kawasan Keuangan Khusus

Menurut Prabowo, percepatan kebijakan energi domestik menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam taklimat resmi di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (08/04/2026).

“Krisis dunia ini bagi saya adalah peluang untuk mempercepat langkah kita,” ujar Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga: Di Balik Kunjungan Luar Negeri Prabowo Subianto Ada Strategi Besar Jaga Stabilitas Energi Ekonomi

Kebijakan ini memperkuat arah transisi energi yang sebelumnya juga menjadi bagian agenda pembangunan berkelanjutan Indonesia.

Diversifikasi Energi Nasional Jadi Pilar Kemandirian Ekonomi Indonesia Modern

Prabowo menekankan pentingnya diversifikasi energi melalui pemanfaatan sumber daya domestik sebagai bagian strategi ekonomi nasional.

Ia menyebut potensi batu bara serta komoditas pertanian dapat diolah menjadi bahan bakar alternatif bernilai tambah tinggi.

Baca Juga: Komitmen Prabowo Jaga Utang Negara Jadi Sinyal Positif Investor Dan Pelaku Usaha Nasional Tahun 2026

“Dan kita bisa dari batu bara, kita bisa menghasilkan solar dan bensin dari batu bara, dari singkong, dari jagung,” jelas Prabowo.

Langkah ini sekaligus memperkuat kebijakan hilirisasi industri yang menjadi prioritas pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi.

Halaman:

Tags

Terkini