bisnis

Target Produksi Batubara 2026 Turun 190 Juta Ton, PERHAPI Soroti Risiko PHK dan Dampak Ekonomi Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 13:30 WIB
Ilustrasi tambang batubara. Industri Batubara Soroti RKAB 2026, Risiko PHK dan Tekanan Keuangan Korporasi Tambang Jadi Kekhawatiran (Dok. Kreasi Dola AI)

Kebijakan Pengendalian Produksi untuk Menjaga Harga Batubara Global

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pengendalian produksi bertujuan menjaga stabilitas harga batubara global.

Baca Juga: Ekspor CPO Indonesia Diduga Dimanipulasi 10 Korporasi Pemerintah Gunakan AI Kejar Kekurangan Pajak

Menurut Bahlil Lahadalia, pengaturan produksi diperlukan agar harga batubara tidak jatuh terlalu dalam dan merugikan penerimaan negara.

Pemerintah diharapkan menyeimbangkan stabilitas harga global dengan keberlangsungan industri domestik dan perlindungan tenaga kerja.

Rekomendasi Ahli dan Data Dukungan Media Nasional Internasional

PERHAPI meminta pemerintah melakukan simulasi komprehensif agar kebijakan RKAB 2026 tidak menurunkan penerimaan negara dan ekonomi daerah tambang.

Baca Juga: Dampak OTT KPK Terhadap Pajak dan Bea Cukai, Menkeu: Untuk Reformasi Kepercayaan Publik

Organisasi tersebut menyarankan pengurangan kuota dilakukan proporsional.

Serta disertai program transisi tenaga kerja dan diversifikasi ekonomi wilayah tambang.****

Halaman:

Tags

Terkini