Kebijakan Pengendalian Produksi untuk Menjaga Harga Batubara Global
Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pengendalian produksi bertujuan menjaga stabilitas harga batubara global.
Baca Juga: Ekspor CPO Indonesia Diduga Dimanipulasi 10 Korporasi Pemerintah Gunakan AI Kejar Kekurangan Pajak
Menurut Bahlil Lahadalia, pengaturan produksi diperlukan agar harga batubara tidak jatuh terlalu dalam dan merugikan penerimaan negara.
Pemerintah diharapkan menyeimbangkan stabilitas harga global dengan keberlangsungan industri domestik dan perlindungan tenaga kerja.
Rekomendasi Ahli dan Data Dukungan Media Nasional Internasional
PERHAPI meminta pemerintah melakukan simulasi komprehensif agar kebijakan RKAB 2026 tidak menurunkan penerimaan negara dan ekonomi daerah tambang.
Baca Juga: Dampak OTT KPK Terhadap Pajak dan Bea Cukai, Menkeu: Untuk Reformasi Kepercayaan Publik
Organisasi tersebut menyarankan pengurangan kuota dilakukan proporsional.
Serta disertai program transisi tenaga kerja dan diversifikasi ekonomi wilayah tambang.****
Artikel Terkait
Sorotan Global MSCI dan Koreksi IHSG Jadi Latar Mundurnya Dirut Bursa Efek Indonesia
Prilly Latuconsina Dan Open To Work LinkedIn, Antara Networking Profesional dan Tuduhan Gimmick Marketing
PDB Indonesia Kuartal IV 2025 Berpotensi Tertinggi Sejak 2022 Menurut Proyeksi Bank Mandiri
Menuju Standar Global, OJK Percepat Reformasi Pasar Modal dan Tegakkan Hukum Manipulasi Saham
Data PHK Washington Post 2026 Pangkas Karyawan dan Sisakan 12 Biro Internasional Fokus Strategis
Menkeu Purbaya Klaim Negara Dikibuli Manipulasi Ekspor CPO Batu Bara Jadi Target Selanjutnya
SKK Migas Tegaskan Target Produksi Migas 2026 Melalui CEO Forum Bersama Korporasi Migas Global
Tambang Emas Tumpang Pitu Jadi Sorotan Setelah Kajian 3 Regulasi Minerba dan Kehutanan Tahun 2012
Ekonomi Menguat 5,11 Persen, Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Penopang Pertumbuhan
AI LNSW Kemenkeu Bongkar Manipulasi Ekspor CPO Bukti Data Kapal Lintas Negara Dipakai