• Sabtu, 18 April 2026

SariWangi Kembali ke Korporasi Lokal, Grup Djarum Rampungkan Akuisisi dari Unilever Indonesia

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Senin, 12 Januari 2026 | 19:50 WIB
SariWangi kembali dikelola korporasi lokal setelah Unilever Indonesia melepas bisnis teh ikonik tersebut. (Dok. tehsariwangi.com)
SariWangi kembali dikelola korporasi lokal setelah Unilever Indonesia melepas bisnis teh ikonik tersebut. (Dok. tehsariwangi.com)

Data Nielsen Indonesia menunjukkan pasar minuman teh siap saji dan celup masih tumbuh stabil di kisaran 4–5 persen per tahun.

Baca Juga: Puluhan Miliar Dolar AS Ekspor Crude Palm Oil, Laba Dinilai Tidak Sepenuhnya Masuk ke Indonesia

Faktor demografi dan budaya konsumsi teh menjadi penopang utama permintaan domestik.
Kondisi ini memperkuat rasionalisasi investasi Savoria Group.

SariWangi Dinilai Masih Memiliki Daya Saing Pasar

SariWangi dikenal sebagai salah satu pelopor teh celup di Indonesia sejak 1970-an.

Merek ini memiliki tingkat pengenalan tinggi di segmen rumah tangga dan ritel modern.

Baca Juga: Greenland Tidak Dijual: 3 Sikap Tegas Pemerintah Otonom Hadapi Ambisi Besar merika Serikat

Analis menilai kekuatan distribusi dan loyalitas konsumen menjadi aset utama pasca-akuisisi.

Merek lama dengan positioning jelas relatif lebih mudah direvitalisasi, tantangan utama Savoria adalah inovasi produk dan efisiensi rantai pasok.

Namun fondasi merek dinilai masih solid di tengah persaingan ketat, kembalinya SariWangi ke korporasi nasional juga dinilai memiliki nilai simbolik.

Baca Juga: Indonesia Setop Impor Daging Babi Spanyol, Ini Strategi Cegah Wabah ASF dengan Mortalitas Hingga 100 Persen

Hal ini memperkuat narasi penguatan industri berbasis merek lokal, sentimen tersebut dinilai positif bagi konsumen domestik.

Unilever Indonesia Fokus Pada Bisnis Inti Bermargin Tinggi

Dari sisi penjual, Unilever Indonesia menyatakan pelepasan SariWangi sejalan dengan strategi global korporasi, segmen Home and Personal Care serta Nutrition menjadi prioritas utama.

Direktur Utama Unilever Indonesia, Ira Noviarti, menyebut perseroan memfokuskan investasi pada kategori dengan pertumbuhan dan margin lebih tinggi.

Baca Juga: Bank Dunia Proyeksikan Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,1 Persen, Ini Faktor Pendukungnya

Secara finansial, kontribusi SariWangi terhadap Unilever Indonesia relatif terbatas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X