• Sabtu, 18 April 2026

Pupuk Indonesia Aman dan Berlebih Pemerintah Buka Peluang Ekspor dengan Prioritas Kebutuhan dalam Negeri

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Jumat, 17 April 2026 | 22:55 WIB
Surplus pupuk nasional dimanfaatkan untuk memperluas pasar ekspor tanpa mengganggu distribusi domestik. Wamentan Sudaryono. (Dok.Facebook @sudaryono)
Surplus pupuk nasional dimanfaatkan untuk memperluas pasar ekspor tanpa mengganggu distribusi domestik. Wamentan Sudaryono. (Dok.Facebook @sudaryono)

Kebijakan Ekspor Hati Hati Jaga Keseimbangan Pasar Domestik

Direktur Utama Pupuk Indonesia Holding Company, Rahmad Pribadi, menegaskan ekspor dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan siklus tanam nasional.

Baca Juga: Konflik Amerika Serikat - Iran Hambat Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Ini Upaya Pemerintah Indonesia

Menurutnya, meski terdapat kelebihan pasokan secara nasional, distribusi tetap disesuaikan dengan kebutuhan musiman petani di berbagai daerah.

Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pupuk di tingkat petani.

Kerja Sama Internasional Perkuat Posisi Indonesia dalam Rantai Pasok

Selain India, Indonesia juga menjajaki kerja sama pupuk dengan Australia dalam skema perdagangan yang bersifat timbal balik.

Baca Juga: Indonesia Perkuat Ketahanan Energi Lewat Pasokan Minyak Rusia, Bagaimana Dampaknya Bagi Harga dan Stabilitas

Indonesia mengekspor urea sekaligus mengimpor bahan baku seperti fosfat untuk menjaga keberlanjutan produksi pupuk nasional.

Sudaryono menegaskan kerja sama ini penting untuk mengamankan kepentingan nasional sekaligus menjaga hubungan dagang yang sehat.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X