Secara kumulatif sepanjang 2025, NTP nasional mencapai 123,26 atau meningkat 3,04 persen dibandingkan capaian tahun 2024.
Kenaikan ini dipicu indeks harga yang diterima petani lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayarkan terutama pada subsektor hortikultura dan tanaman pangan.
Stok Beras Melimpah Perkuat Optimisme Ketahanan Pangan Nasional Berkelanjutan
Pemerintah mencatat stok beras nasional mencapai 3,8 juta ton pada akhir 2025 sebagai bagian dari strategi penguatan cadangan pangan.
Memasuki 2026, cadangan beras meningkat hingga 4,6 juta ton pada April atau tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan logistik pangan nasional.
Baca Juga: Kasus Mafia BBM Subsidi Terbongkar, Ini Modus Baru Penyalahgunaan Energi yang Rugikan Anggaran
Kondisi ini menunjukkan keseimbangan antara insentif produksi melalui harga dan keberhasilan menjaga pasokan pangan masyarakat tetap aman.
Produksi Pertanian Tumbuh Seiring Program Swasembada Pangan Pemerintah
Pemerintah sebelumnya menargetkan penguatan produksi pangan melalui berbagai program intensifikasi dan perlindungan harga hasil panen petani.
Deklarasi swasembada pangan pada akhir 2025 menjadi bagian dari narasi besar transformasi sektor pertanian menuju kemandirian pangan.
Baca Juga: Program MBG Didukung Motor Listrik, Ini Peran Kendaraan Operasional dalam Program Gizi Pemerintah
Kombinasi kebijakan harga, produksi, dan cadangan pangan dinilai menjadi faktor penting menjaga stabilitas ekonomi berbasis sektor pertanian.
Pemberitaan sejumlah media sepanjang 2025 juga menyoroti strategi pemerintah menjaga harga gabah melalui optimalisasi serapan hasil panen dan penguatan cadangan beras pemerintah.
Kebijakan tersebut sejalan dengan tren global ketika banyak negara memperkuat ketahanan pangan akibat gangguan rantai pasok dan perubahan iklim.
Baca Juga: Harga Gabah Petani Menguat Saat Stok Beras Naik, Sinyal Positif Ekonomi Pertanian Tahun 2026 Ini
Dengan tren NTP yang tetap kuat hingga awal 2026, sektor pertanian dinilai memiliki prospek positif dalam menjaga kesejahteraan petani sekaligus stabilitas pangan nasional.****