Sementara itu, standing crop atau padi siap panen diperkirakan mencapai sekitar 11,73 juta ton.
Baca Juga: Peningkatan Logam Perak Sedimen Laut China Selatan Jadi Indikator Baru Dampak dari Pemanasan Global
“Total stok beras nasional cukup untuk 324 hari ke depan atau sekitar 10,8 bulan,” ujar Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian Republik Indonesia.
Ia menegaskan produksi nasional tetap kuat sehingga pasokan domestik dinilai stabil.
Program Pompanisasi dan Irigasi Perpompaan Perkuat Ketahanan Produksi Padi Nasional
Untuk menghadapi musim kemarau, pemerintah memperkuat sistem irigasi melalui program pompanisasi di berbagai wilayah pertanian.
Program tersebut pada tahun sebelumnya telah menjangkau sekitar 1,2 juta hektare lahan sawah di berbagai daerah.
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan tambahan pompanisasi hingga 1 juta hektare lahan pertanian.
Baca Juga: Ekonomi Global Waspada Konflik Timur Tengah IMF Soroti Dampak Harga Energi dan Sentimen Pasar
“Potensi kekeringan sudah kita antisipasi sejak awal melalui pompanisasi,” kata Andi Amran Sulaiman
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tambahan irigasi perpompaan atau irpom untuk sekitar 1 juta hektare lahan sawah.
Langkah tersebut diharapkan menjaga ketersediaan air bagi tanaman padi selama musim kering.
Surplus Komoditas Pangan dan Harga Pupuk Turun Dorong Produksi Petani
Selain beras, pemerintah juga mencatat beberapa komoditas pangan lain berada dalam kondisi surplus di pasar domestik.
Komoditas tersebut antara lain ayam dan telur yang ketersediaannya dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ketersediaan pupuk juga dipastikan aman dengan harga yang dilaporkan turun sekitar 20 persen.
Artikel Terkait
Pendapatan Negara Tumbuh Namun Belanja Lebih Cepat, APBN Februari 2026 Alami Defisit Rp135,7 Triliun
Cadangan Energi Nasional Pertamina Dijaga Hingga 35 Hari Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026
Krisis Selat Hormuz Jadi Alarm Ancaman Energi, Saat Harga Minyak Dunia Berpotensi Menembus 120 Dolar
Mahkota Binokasih dan Teknologi Empu Galuh, Bukti Keunggulan Metalurgi Nusantara Sebelum Era Industri
Ekonomi Global Waspada Konflik Timur Tengah IMF Soroti Dampak Harga Energi dan Sentimen Pasar
KPK Telusuri Manipulasi Pajak dan Impor, Mengapa Kasus Korupsi Penerimaan Negara Sulit Terdeteksi
Peningkatan Logam Perak Sedimen Laut China Selatan Jadi Indikator Baru Dampak dari Pemanasan Global
Ekonom PEPS Ungkap Penurunan Kapasitas Fiskal Indonesia Sejak 2008, Risiko Ekonomi Nasional Meningkat
Mengapa Richard Lee Ditahan Polisi dalam Kasus Skincare, Ini Fakta Penyidikan Polda Metro Jaya
Kebijakan Likuiditas Rp100 Triliun Jadi Strategi Jaga Stabilitas Perbankan dan Pertumbuhan Ekonomi