nasional

Board of Peace Jadi Jalur Baru Diplomasi Indonesia untuk Palestina, Ini Strategi Luar Negeri Prabowo

Jumat, 20 Maret 2026 | 17:45 WIB
Momen Presiden Prabowo memaparkan alasan Indonesia masuk Board of Peace sebagai bagian strategi diplomasi global memperjuangkan solusi dua negara Palestina. (Dok. Instagram @prabowo)

Evaluasi Keanggotaan Jadi Opsi Jika Hasil Tidak Sesuai Harapan

Prabowo menegaskan Indonesia memiliki kebebasan menentukan keberlanjutan partisipasi dalam Board of Peace tanpa tekanan politik eksternal.

Baca Juga: Diplomasi Meja Makan Prabowo dan Megawati Jadi Sorotan, Apa Dampaknya Bagi Stabilitas Politik Indonesia

Ia menegaskan keputusan keluar dapat diambil apabila forum tersebut tidak lagi memberikan manfaat konkret bagi perjuangan Palestina.

"Begitu kita ambil kesimpulan tidak ada harapan, kita keluar," kata Prabowo.

Konsistensi Politik Luar Negeri Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina Sejak Lama

Sebagai konteks, dukungan Indonesia terhadap Palestina telah menjadi bagian kebijakan luar negeri sejak awal kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga: Eskalasi Konflik Iran - Israel Picu Kekhawatiran Stabilitas Global Termasuk Harga Energi dan Jalur Perdagangan

Sejumlah laporan media arus utama sebelumnya mencatat Indonesia aktif dalam berbagai forum internasional untuk mendorong pengakuan negara Palestina.

Prabowo menyatakan langkah terbaru ini merupakan kelanjutan dari mandat konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan.

Ia berharap partisipasi aktif Indonesia mampu memberikan kontribusi nyata terhadap terciptanya stabilitas kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Harga Batu Bara Terkoreksi, Investor Tunggu Kepastian Suku Bunga Global dan Arah Permintaan Energi Asia

Dengan pendekatan diplomasi aktif, Indonesia menargetkan peran lebih besar dalam upaya perdamaian global sekaligus menjaga kredibilitas politik luar negeri bebas aktif.****

Halaman:

Tags

Terkini