internasional

Dari Final ke Dibatalkan: Akuisisi Chip Emcore Terganjal Kebijakan Baru Presiden AS Donald Trump

Senin, 5 Januari 2026 | 14:25 WIB
Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang membatalkan akuisisi aset semikonduktor Emcore senilai Dolar AS 2,92 juta atas dasar keamanan nasional. (Facebook.com @Donald J. Trump)

Bidang tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan industri pertahanan dan kedirgantaraan Amerika Serikat.

Baca Juga: 8 Program Prioritas APBN 2026 Disiapkan untuk Perkuat Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi

Aset Emcore Dinilai Sensitif Bagi Industri Pertahanan

Korporasi Emcore berbasis di New Jersey dikenal sebagai pemasok teknologi optoelektronik dan semikonduktor presisi tinggi.

Produk Emcore digunakan dalam sistem komunikasi satelit dan aplikasi pertahanan.

Dalam pernyataan resminya, Emcore menyatakan akan mematuhi seluruh instruksi pemerintah Amerika Serikat.

Baca Juga: 8 Program Prioritas APBN 2026 Disiapkan untuk Perkuat Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi

Manajemen Emcore juga menegaskan komitmen menjaga kepatuhan regulasi dan kelangsungan operasional.

Sementara itu, HieFo diwajibkan melepas seluruh kepentingan dan hak atas aset tersebut dalam waktu 180 hari.

Selama proses divestasi, HieFo dilarang memberikan akses informasi teknis non-publik tanpa izin pemerintah.

Baca Juga: NTP Tembus 124,36, Produksi Pangan Rekor, Petani Nikmati Dampak Kebijakan 2025

Kebijakan Trump Terhadap Investasi Tiongkok Kembali Diperketat

Analis kebijakan luar negeri menilai langkah ini memperkuat sinyal politik ekonomi Trump kepada Beijing.

Trump sebelumnya berulang kali menyatakan teknologi strategis harus dilindungi dari potensi penyalahgunaan.

Menteri Perdagangan Amerika Serikat Gina Raimondo, yang masih menjabat hingga transisi kabinet, menyatakan keamanan teknologi menjadi prioritas lintas pemerintahan.

Baca Juga: Bahlil Lahadalia Bentuk Dirjen Gakkum ESDM, Negara Bidik 1.000 Tambang Ilegal Dan Mafia Migas

“Semikonduktor adalah tulang punggung keamanan ekonomi dan pertahanan nasional,” kata Raimondo di situs resmi Departemen Perdagangan AS.

Halaman:

Tags

Terkini