Satgas Transisi Energi Dibentuk untuk Percepat Implementasi Kebijakan Nasional
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan implementasi kebijakan energi baru terbarukan ditargetkan terealisasi dalam tiga hingga empat tahun.
Pemerintah membentuk satuan tugas untuk mempercepat koordinasi dan pelaksanaan berbagai program transisi energi nasional.
Baca Juga: Harga Saham Melonjak Ribuan Persen, OJK Geladah Sekuritas Dugaan Manipulasi Pasar Modal
Bahlil Lahadalia ditunjuk sebagai ketua satgas yang bertugas menerjemahkan arahan Presiden dalam implementasi kebijakan.
“Presiden memberikan tugas kepada kami untuk menjalankan transisi energi secara cepat,” ujar Bahlil Lahadalia.
Pembentukan satgas tersebut menjadi langkah pemerintah memastikan kebijakan energi strategis dapat berjalan efektif.****
Artikel Terkait
Krisis Timur Tengah 2026 Memasuki Fase Baru Setelah Iran Klaim Serangan Langsung ke Israel
Prabowo Bahas Board of Peace Palestina dan Krisis Global Bersama Elite, Perkuat Diplomasi Indonesia
Dampak Konflik Global Terhadap Energi, Pemerintah Siapkan Skenario Antisipasi Penutupan Selat Hormuz
Harga Energi Naik Tajam, Pemerintah Hitung Ulang Dampak Subsidi BBM dan Daya Beli Masyarakat
OJK Geledah Kantor Korporasi Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi Saham BEBS dan Transaksi Tidak Wajar
Modernisasi Rudal ASMPA R dan M51 Perkuat Posisi Prancis Sebagai Kekuatan Militer Utama Kawasan Eropa
Blok Cepu Sumbang Sepertiga Produksi, Negosiasi Kontrak Baru Fokus Tingkatkan Penerimaan Negara
Indonesia Perkuat Persatuan Politik Saat Geopolitik Global Memanas Melalui Pertemuan Strategis Prabowo
Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Nasional 3 Bulan, Pemerintah Siapkan Storage Energi di Sumatera
Kesepakatan ART Indonesia - AS Picu Perdebatan Soal Dampak Industri dan Kedaulatan Ekonomi