• Sabtu, 18 April 2026

Prabowo Percepat Energi Terbarukan: Target PLTS 100 Gigawatt, Kendaraan Listrik, dan Kompor Listrik

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Jumat, 6 Maret 2026 | 13:10 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ditunjuk memimpin satgas percepatan implementasi energi baru terbarukan nasional.   (Dok. Bakom RI)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ditunjuk memimpin satgas percepatan implementasi energi baru terbarukan nasional. (Dok. Bakom RI)

“Tekanan harga minyak global dapat berdampak pada nilai impor Indonesia sehingga langkah antisipasi perlu dilakukan,” ujar Brian Yuliarto.

Baca Juga: Langkah Diplomasi Prabowo Bahas Board Of Peace dan Stabilitas Nasional Bersama Tokoh Politik

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Capai Target Seratus Gigawatt

Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas hingga 100 Gigawatt di berbagai wilayah Indonesia.

Program ini diprioritaskan untuk wilayah yang masih bergantung pada pembangkit listrik tenaga diesel dengan biaya operasional tinggi.

Pengembangan pembangkit listrik tenaga surya diharapkan mampu menekan biaya energi sekaligus meningkatkan efisiensi sistem kelistrikan nasional.

Baca Juga: Ketahanan Energi Jadi Prioritas, Prabowo Instruksikan Peningkatan Cadangan BBM Nasional Hingga 3 Bulan

Menurut Brian Yuliarto, percepatan riset dan kajian teknis akan menjadi dasar implementasi pembangunan pembangkit listrik tenaga surya.

Koordinasi pelaksanaan program tersebut akan dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Program Kendaraan Listrik Didorong Untuk Tekan Konsumsi Bahan Bakar

Konversi kendaraan listrik menjadi strategi penting pemerintah untuk menurunkan konsumsi bahan bakar minyak dalam sektor transportasi.

Baca Juga: Macron Perkuat Arsenal Nuklir Prancis Saat Dunia Hadapi Ancaman Keamanan Multikrisis Internasional

Sektor transportasi selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar konsumsi bahan bakar nasional.

Pemerintah menilai percepatan kendaraan listrik dapat memberikan dampak langsung terhadap pengurangan impor energi.

“Presiden meminta kementerian terkait mempercepat implementasi konversi kendaraan listrik,” ujar Brian Yuliarto.

Baca Juga: Blok Cepu Jadi Sorotan Energi Nasional, Pemerintah Negosiasikan Perpanjangan Kontrak dengan ExxonMobil

Program ini juga menjadi bagian dari agenda transisi energi menuju sistem transportasi rendah emisi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X