bisnis

Ekspor Manggis Subang Tembus Pasar Tiongkok, Pemerintah Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa

Sabtu, 28 Februari 2026 | 11:23 WIB
Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Ekspor manggis tahap kedelapan dari Subang menjadi langkah strategis memperluas jaringan perdagangan produk lokal Indonesia ke pasar dunia. (Instagram.com @ferry.juliantono)

Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah memperkuat koperasi sebagai instrumen ekonomi rakyat berbasis produksi dan ekspor berkelanjutan.

Baca Juga: Indonesia di Tengah Fragmentasi Perdagangan Global, Strategi Kemandirian Jadi Penentu Stabilitas Ekonomi

Strategi Diversifikasi Usaha Koperasi Dorong Nilai Tambah Produk Pertanian Lokal

Koperasi Produsen Upland Subang Farm kini menyiapkan unit bisnis pengemasan nanas kaleng untuk memenuhi permintaan pasar Timur Tengah yang terus meningkat.

Diversifikasi usaha dinilai penting agar koperasi tidak hanya bergantung pada komoditas tunggal dan mampu menjaga stabilitas pendapatan anggota.

Menurut Ferry Juliantono, Subang memiliki potensi besar menjadi sentra ekspor hortikultura nasional karena mampu menghasilkan berbagai komoditas unggulan secara konsisten.

Baca Juga: Kepercayaan Investor Global Jadi Taruhan Setelah Evaluasi MSCI dan Moody’s Terhadap Ekonomi Indonesia

Pengembangan hilirisasi produk pertanian juga menjadi bagian strategi nasional untuk meningkatkan nilai tambah dibandingkan ekspor bahan mentah semata.

Pendekatan ini diharapkan memperkuat posisi koperasi dalam rantai pasok global sekaligus meningkatkan daya tawar petani Indonesia.

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Jaringan Distribusi Nasional Terintegrasi

Menkop menyebut ekosistem Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih akan menjadi jaringan distribusi nasional bagi produk koperasi daerah.

Baca Juga: Kerja Sama Chip Indonesia dengan Arm Limited Jadi Momentum Transformasi Ekonomi Digital Strategis

Ia berharap produk Subang tidak hanya menyasar pasar ekspor, tetapi juga dipasarkan melalui jaringan koperasi desa di seluruh Indonesia.

Program tersebut selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto menjadikan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional dan penggerak ekonomi desa.

Dalam berbagai pemberitaan sebelumnya, pemerintah menargetkan koperasi menjadi agregator produksi sekaligus distributor produk lokal berbasis komunitas.

Baca Juga: Mahindra Scorpio Pik Up Masuk Program Kopdes, Strategi Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Rakyat

Data Kementerian Koperasi menunjukkan kontribusi koperasi terhadap PDB nasional terus meningkat seiring penguatan sektor agribisnis dan ekspor berbasis rakyat.

Halaman:

Tags

Terkini