"Penyerap gabah adalah Bulog, ini terbukti berhasil,” kata Zulkifli Hasan.
Baca Juga: 4 Organisme Berbahaya Ditemukan pada 72 Ton Bawang Bombai Ilegal di Surabaya Jawa Timur
Stok Beras Nasional Tertinggi Sepanjang Kemerdekaan
Badan Pangan Nasional mencatat stok beras Bulog per akhir Desember 2025 mencapai 3,39 juta ton.
Capaian tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia tanpa dukungan impor.
Data historis menunjukkan stok akhir tanpa impor pada 2008 hanya 1,1 juta ton.
Baca Juga: Romo FX Mudji Sutrisno Wafat di Usia 71 Tahun, Serikat Yesus Umumkan Misa Requiem Dua Hari
Pada 2009 tercatat 1,6 juta ton, sementara periode 2019 hingga 2021 tidak pernah menembus 2,5 juta ton.
Panen Raya Jadi Momentum Serapan Tahun Depan
Pemerintah menargetkan penyerapan minimal 2 juta ton pada panen raya 2026.
Andi Amran Sulaiman menyebut angka tersebut bisa meningkat menjadi 2,5 juta ton jika produksi optimal.
Baca Juga: Miliarder Elon Musk Tembus 749 Miliar Dolar AS, Ini Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Desember 2025
Target ini diharapkan memperkuat cadangan beras sekaligus menjaga daya beli petani.
Pemerintah menegaskan strategi ini tetap mengandalkan produksi dalam negeri.
Pemerintah Evaluasi Margin Bulog untuk Beras Satu Harga
Zulkifli Hasan mengungkapkan perlunya evaluasi margin Perum Bulog agar distribusi merata.
Baca Juga: Indonesia Catat 1,6 Miliar Dolar AS Investasi Halal 2025, Posisi Global Ketiga Terkuat
Ia menyebut margin saat ini belum memadai untuk menjangkau wilayah seperti Papua dan Maluku.