nasional

Mengapa 218 Jembatan Desa Jadi Sorotan Setelah Prabowo Resmikan Infrastruktur Pedesaan Dibangun TNI

Selasa, 10 Maret 2026 | 10:19 WIB
Jembatan desa yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto membantu anak sekolah di wilayah terpencil menyeberangi sungai dengan lebih aman. (Dok presidenri.go.id)

AGRO 24 JAM - Apakah pembangunan ratusan jembatan dalam waktu singkat menjadi strategi pemerataan pembangunan nasional?

Seberapa besar peran infrastruktur sederhana dalam membuka akses ekonomi masyarakat di wilayah terpencil?

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan strategi pemerataan pembangunan melalui pembangunan infrastruktur hingga tingkat desa.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Ketahanan Pangan Indonesia Aman Hadapi Krisis Global di Tengah Ketegangan Geopolitik Dunia

Komitmen tersebut disampaikan saat meresmikan 218 jembatan yang dibangun dalam waktu sekitar 2,5 bulan oleh satuan tugas yang dipimpin TNI.

Peresmian dilakukan secara virtual pada Senin (9/3/2026) dengan melibatkan seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia yang terlibat dalam proyek tersebut.

Program pembangunan jembatan dinilai menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas wilayah terpencil.

Baca Juga: Jusuf Kalla Sebut MBG, Alutsista, dan Koperasi Penting, Namun Pemerintah Tetap Harus Tentukan Prioritas

Strategi Pemerataan Infrastruktur Nasional Hingga Desa Terpencil dan Terluar

Prabowo menyatakan pemerintah berkomitmen membangun infrastruktur hingga wilayah desa yang jauh dari pusat ekonomi.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada proyek besar di perkotaan.

Menurutnya, infrastruktur kecil seperti jembatan desa sering menjadi faktor penentu aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Ingatkan Batas Defisit APBN Saat Program Makan Bergizi Gratis Mulai Dibahas Implementasinya

“Mungkin ada yang memandang jembatan kecil tidak strategis, tetapi pemerintah bangga menjawab kebutuhan rakyat kecil,” kata Prabowo.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerataan pembangunan nasional.

Halaman:

Tags

Terkini