Ia menjelaskan program tersebut bersifat tetap sehingga berpotensi memperlebar defisit ketika ekonomi melambat atau penerimaan pajak turun.
Baca Juga: Moody’s Turunkan Prospek Indonesia, Ekonom Ungkap Risiko Tata Kelola yang Ancam Investor Global
Menurutnya, tanpa perbaikan tata kelola fiskal dan transparansi kebijakan, risiko penurunan peringkat kredit akan semakin besar.
Potensi Downgrade Ganda Tingkatkan Risiko Likuiditas dan Nilai Tukar
Kombinasi dampak Moody’s dan MSCI berpotensi meningkatkan biaya pendanaan negara serta menekan likuiditas pasar saham domestik.
Anthony Budiawan memperkirakan potensi capital outflow bisa mencapai puluhan miliar Dolar AS jika Indonesia turun menjadi Frontier Market.
Baca Juga: Perang Total Pajak Dimulai, Targetkan Rasio Pajak 12 Persen PDB Pada 2026 dengan Teknologi AI
Ia menilai arus keluar modal besar dapat memicu tekanan nilai tukar rupiah dan meningkatkan risiko krisis likuiditas.
Menurutnya, pemerintah perlu merespons cepat melalui perbaikan tata kelola pasar dan kebijakan ekonomi untuk menjaga kepercayaan investor global.****