• Sabtu, 18 April 2026

PDB Indonesia Kuartal IV 2025 Berpotensi Tertinggi Sejak 2022 Menurut Proyeksi Bank Mandiri

Photo Author
Tim 24 Jam News, Agro 24 Jam
- Kamis, 5 Februari 2026 | 13:25 WIB
Gedung Bank Mandiri. Belanja modal pemerintah meningkat seiring percepatan proyek infrastruktur nasional. (Dok. bankmandiri.co.id)
Gedung Bank Mandiri. Belanja modal pemerintah meningkat seiring percepatan proyek infrastruktur nasional. (Dok. bankmandiri.co.id)

Investasi Menguat Seiring Pulihnya Aktivitas Produktif

Investasi atau pembentukan modal tetap bruto diperkirakan tumbuh 6,3 persen secara tahunan.

Pertumbuhan ini meningkat dibandingkan kuartal III 2025 yang sebesar 5,0 persen.

Pemulihan investasi mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha.

Baca Juga: Kerugian Negara Rp285 Triliun, Kejaksaan Agung Intensifkan Kerja Sama ASEAN Kejar Riza Chalid

Menurut Andry Asmoro, lonjakan impor barang modal menjadi indikator penguatan investasi.

Impor barang modal tercatat tumbuh sekitar 22,9 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025.

Sektor konstruksi juga mulai pulih, tercermin dari pertumbuhan penjualan semen sebesar 0,8 persen.

Pemulihan investasi dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Kerugian Negara Rp285 Triliun, Kejaksaan Agung Intensifkan Kerja Sama ASEAN Kejar Riza Chalid

Kapasitas produksi nasional diperkirakan meningkat seiring bertambahnya investasi produktif.

Stabilitas ekonomi makro menjadi faktor pendukung utama penguatan investasi.

Ekonomi Nasional Tetap Tangguh di Tengah Perlambatan Eksternal

Kinerja ekspor Indonesia diperkirakan melambat menjadi 4,2 persen secara tahunan.

Baca Juga: Bareskrim Dalami Dugaan TPPU dan Saham Gorengan dalam Proses IPO PT Multi Makmur Lemindo

Sementara itu, impor diproyeksikan meningkat 7,2 persen seiring kuatnya permintaan domestik.

Kontribusi ekspor neto terhadap pertumbuhan ekonomi pun diperkirakan menurun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X